Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

JASA SURVEI HIDROGRAFI DAN/ATAU TOPOGRAFI WILAYAH PESISIR DAN PEMETAAN

Screenshot 2026-06-03 at 09.51.40.png

Lama Proses

60 Hari Kerja

Masa Berlaku

Sesuai ketentuan yang berlaku

TUJUAN DAN FUNGSI

Tujuan

  1. Menyediakan data dasar wilayah pesisir yang akurat dan mutakhir melalui pengukuran kondisi perairan, garis pantai, dan daratan untuk mendukung perencanaan serta pengelolaan wilayah pesisir.
  2. Mendukung keselamatan dan kelancaran kegiatan pelayaran dengan menyediakan informasi kedalaman perairan, kondisi dasar laut, alur pelayaran, serta objek bawah air yang diperlukan dalam navigasi.
  3. Mendukung pembangunan dan pengembangan infrastruktur pesisir dan laut, seperti pelabuhan, dermaga, bangunan pantai, reklamasi, pemecah gelombang, dan fasilitas maritim lainnya.
  4. Menyediakan informasi spasial untuk perencanaan tata ruang wilayah pesisir termasuk zonasi, pemanfaatan ruang laut, dan pengelolaan sumber daya pesisir.
  5. Mendukung kegiatan mitigasi bencana pesisir seperti banjir rob, abrasi pantai, perubahan garis pantai, dan potensi bahaya kelautan.
  6. Menghasilkan peta dan basis data geospasial yang dapat digunakan oleh pemerintah, industri, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Fungsi

  1. Survei Hidrografi
    • Mengukur kedalaman dan karakteristik dasar perairan (batimetri).
    • Mengidentifikasi objek bawah air, bahaya navigasi, dan kondisi perairan.
    • Mendukung pembuatan dan pembaruan peta laut serta informasi navigasi.
  2. Survei Topografi Wilayah Pesisir
    • Mengukur kondisi permukaan daratan di wilayah pantai.
    • Memetakan elevasi, kontur, garis pantai, dan fitur geografis pesisir.
    • Menyediakan data untuk analisis perubahan wilayah pesisir.
  3. Pemetaan Wilayah Pesisir
    • Menghasilkan peta tematik dan peta dasar wilayah pesisir.
    • Mengintegrasikan data darat dan laut dalam sistem informasi geospasial.
    • Mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
  4. Pengumpulan dan Pengolahan Data Geospasial
    • Melakukan akuisisi data menggunakan teknologi survei seperti GNSS, echosounder, LiDAR, drone, dan penginderaan jauh.
    • Mengolah data menjadi informasi spasial yang siap digunakan.
  5. Pemantauan Perubahan Wilayah Pesisir
    • Menganalisis perubahan garis pantai, sedimentasi, abrasi, dan dinamika pesisir.
    • Menjadi bahan evaluasi pengelolaan kawasan pesisir.
  6. Penyediaan Informasi Pendukung Perizinan dan Perencanaan
    • Memberikan data teknis untuk studi kelayakan, desain teknis, pembangunan, serta pengawasan kegiatan di wilayah pesisir dan laut.

PERSYARATAN

  1. Dokumen Penawaran/Permintaan
  2. Dokumen Administrasi : Company Profile diantaranya meliputi Akta Pendirian Perusahaan, NPWP, Ijin Usaha, Surat Penanggung Jawab Kegiatan
  3. Dokumen Teknis : data luas area yang di survei dan data teknis lainnya

BIAYA

Layanan

Satuan

Tarif

a.  Survey Pendahuluan

1)  Supervisor

Per Orang/ Hari

Rp. 750.000,00

2)  Surveyor

Per Orang/ Hari

Rp. 500.000,00

3)  Asisten Surveyor

Per Orang/ Hari

Rp. 300.000,00

b.  Survei Batimetri

1)    Pemeruman tunggal (Singlebeam), Nearshore kedalaman maksimum 90 meter

Per NM

Rp. 430.000,00

2)    Pemeruman jamak (Multibeam Enchosounder) Nearshore kedalaman maksmimum 150 meter

Per NM

Rp. 441.000,00

3)    Pemeruman jamak (Multibeam Enchosounder) kedalaman >150 meter

Per NM

Rp. 621.000,00

c.  Survei Oseanografi

1)    Konduktivitas, suhu, kedalaman (Nearshore)

Per Stasiun

Rp. 511.500,00

2)    Konduktivitas, suhu, kedalaman (Offshore)

Per Stasiun

Rp. 1.116.500,00

3)    Arus Laut (Acoustic Doppler Current Profiler Moored (portable) / ADCP Mounted

Per Titik Per Hari

Rp. 831.000,00

4)    Arus Laut (Mechanical Current Meter)

Per Hari

Rp. 613.000,00

5)    Pasang Surut

Per Hari

Rp. 1.011.000,00

6)    Unsur-unsur  meteorologi

7)    (lembar nisbi,  temperatur  dll)

Per Hari

Rp. 1.241.000,00

8)    Pengukuran  sipat  datar (Levelling)

Per KM

Rp. 3.211.000,00

d.  Survei menggunakan GPS

1)    Global Positioning  System (GPS), Stand  Alone

Per Hari

Rp. 477.000,00

2)    Real Time Kinematic Differential Global Positioning System (RTKDGPS) dengan menggunakan  radio  modem, jangkauan  pendek

Per Hari

Rp. 1.891.000,00

3)    Differential Global Positioning System (DGPS)

Per Hari

Rp. 3.401.000,00

4)    Global Positioning  System (GPS),Geodetic  Static (Bench Mark)

Per Hari

Rp. 2.068.000,00

e.  Survei Geofisika

1)    Survei  Geofisika Nearshore (dengan beberapa pilihan  Per Nm paket:

(1) Marine  Magnetik

(Magnetometer);

(2) Karakteristik permukaan dasar  laut  (Side Scan Sona,);

(3) Profil bawah  dasar  laut (Sub Bottom Profiler (SBP)

Per Paket  Per Nm

Rp. 235.000,00

2)    Survei  Geofisika Offshore (dengan beberapa pilihan  Per Nm paket: 

(1) Marine Magnetik (Magnetometer);

(2) Karakteristik permukaan dasar laut  (Side Scan Sona,);

(3) Profil bawah  dasar  laut (Sub Bottom Profiler  (SBP)

Per Paket  Per Nm

Rp. 447.000,00

f.   Survei Pengambilan Sampel Dasar Laut

1)    Penginti Jatuh   Bebas  (Drop Core,)

Per Stasiun

Rp. 757.000,00

2)    Metode Comot  (Grab Samplen, Nearshore

Per Stasiun

Rp. 351.000,00

3)    Metode  Comot  (Grab Samplen, Offshore

Per Stasiun

Rp. 403.500,00