Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

3 KAPAL PATROLI KPLP KAWAL KAPAL MV. SUZUKA EXPRESS DARI PELABUHAN PATIMBAN

3 KAPAL PATROLI KPLP KAWAL KAPAL MV. SUZUKA EXPRESS DARI PELABUHAN PATIMBAN3 KAPAL PATROLI KPLP KAWAL KAPAL MV. SUZUKA EXPRESS DARI PELABUHAN PATIMBAN3 KAPAL PATROLI KPLP KAWAL KAPAL MV. SUZUKA EXPRESS DARI PELABUHAN PATIMBAN

JAKARTA (19/12) – Pelabuhan Internasional Patimban yang terletak di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat mulai beroperasi Minggu (20/12). Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil melakukan soft launching dan pengoperasian perdana pelabuhan internasional Patimban.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pengiriman ekspor perdana produk otomotif sebanyak 140 unit mobil yang diangkut dengan Kapal MV. Suzuka Express milik PT Toyofuji Shipping Co.,Ltd dengan tujuan Brunei Darussalam.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Ahmad mengatakan Kapal MV Suzuka Express telah bertolak dari Pelabuhan Internasional Patimban pada Senin (21/12) pagi. 

“Alhamdulillah, kapal MV Suzuka Express dikawal 3 kapal patroli KPLP hingga keluar area keruk pelabuhan Patimban pukul 7.20 WIB,” kata Ahmad di Jakarta pada Senin (21/12) pagi. 

Adapun keberangkatan Kapal MV. Suzuka Express ini menunggu waktu pasang air laut tertinggi yang terjadi di pagi hari tadi. Ahmad menyebut hal ini untuk memastikan keselamatan pelayaran. 

“Demi keselamatan pelayaran, jadi kami menunggu waktu pasang air laut tertinggi. Ini dilakukan untuk  keselamatan pelayaran. Setelah air laut pasang tertinggi Kapal MV. Suzuka Express bertolak dari dermaga pelabuhan patimban, tidak ada masalah semuanya berjalan dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) kelas I Tanjung Priok  Capt. Pujo Kurnianto menyebut pihaknya menurunkan 3 kapal patroli KPLP untuk mengawal Kapal MV. Suzuka Express bertolak dari Pelabuhan Patimban. 

“Untuk memastikan semuanya berjalan selamat dan lancar pada pengoperasian perdana ini kami turunkan 3 kapal untuk mengawal langsung, yakni KN Alugara P114, ada KN Trisula P111, dan KN Celurit P203. Alhamdulillah pagi tadi Kapal MV Suzuka Express sudah berlayar bertolak ke Brunei,” ujar Pujo. 

Kapal MV. Suzuka Express merupakan kapal berbendera Panama yang memiliki spesifikasi diantaranya berat GT. 43.810,  length 180 m, beam 30 m, draught 7.7 m, dan memiliki speed (heading) 14.6 Knots. 

Reaksi dan Komentar