Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

31 TAHUN MENGABDI, PANGKALAN PLP KEMENHUB SEMAKIN TEGAK BERDIRI JALANKAN FUNGSI PENEGAKAN HUKUM DI PERAI

31 TAHUN MENGABDI, PANGKALAN PLP KEMENHUB SEMAKIN TEGAK BERDIRI JALANKAN FUNGSI PENEGAKAN HUKUM DI PERAI31 TAHUN MENGABDI, PANGKALAN PLP KEMENHUB SEMAKIN TEGAK BERDIRI JALANKAN FUNGSI PENEGAKAN HUKUM DI PERAI31 TAHUN MENGABDI, PANGKALAN PLP KEMENHUB SEMAKIN TEGAK BERDIRI JALANKAN FUNGSI PENEGAKAN HUKUM DI PERAI

​JAKARTA (26/2) - Menapaki usia yang ke-31 tahun, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan semakin berdiri tegak melaksanakan fungsi penjagaan dan penegakan hukum untuk menjamin keselamatan dan keamanan di perairan Indonesia.


Namun, luasnya perairan dan banyaknya kapal yang melintasi perairan Indonesia merupakan suatu tantangan besar bagi PLP dalam mengemban tugas tersebut.

Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Pangkalan PLP ke-31 di Lapangan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (26/2).

Dirjen Agus mengungkapkan, sebagai institusi yang diberikan kewenangan untuk menjaga kedaulatan dan melakukan penegakan hukum di perairan Indonesia, PLP telah mengabdi selama 31 tahun.

"Seiring bertambahnya usia, tentu PLP harus semakin matang dan profesional dalam melayani masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan tema HUT Pangkalan PLP ke-31 yaitu 'Profesionalisme Penjaga Laut dan Pantai untuk Peningkatan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran'," ujar Dirjen Agus.

Menurutnya, tantangan dalam menjaga dan menegakan peraturan di laut sangat kompleks.

"Untuk itu, saya minta kepada seluruh jajaran PLP untuk meningkatkan koordinasi yang baik antar instansi penegakan hukum di laut serta meningkatkan pengetahuan tentang hukum laut internasional dan hukum nasional," kata Dirjen Agus.
WhatsApp Image 2019-02-26 at 11.17.19.jpeg
Selain melaksanakan fungsi penjagaan dan penegakan peraturan perundang-undangan di laut, Pangkalan PLP juga berperan aktif dalam memberikan dukungan untuk pencarian dan pertolongan musibah di laut ataupun bencana alam.

"Salah satunya, ketika terjadi bencana tsunami akibat meletusnya anak gunung krakatau, Pangkalan PLP hadir dalam memberikan pertolongan dalam evakuasi masyarakat, juga saat membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan pada korban bencana gempa bumi di Palu dan Donggala," terang Dirjen Agus.

Peringatan HUT PLP ini dapat dijadikan momentum untuk mengingat kembali sejarah pembentukan Pangkalan PLP yang semula adalah Armada Penjagaan Laut dan Pantai, dan pada tahun 2002 berubah nama menjadi Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 65 Tahun 2002.

"Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi seluruh jajaran penjagaan laut dan pantai. Pegang teguh semboyan 'Dharma Jala Praja Tama' yang berarti sebagai insan bahari selalu berusaha menjalankan pengabdian yang terbaik untuk bangsa dan negara.” pungkasnya.
WhatsApp Image 2019-02-26 at 10.29.25.jpeg
Di sela-sela upacara, Dirjen Perhubungan Laut juga berkesempatan menyerahan Surat Keputusan (SK) Purna Bhakti Anggota Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok dan life jacket kepada perusahaan pelayaran yang berada di wilayah kerja Kantor KSOP Muara Angke dan KSOP Karangantu sebanyak 152 life jacket.

Adapun Peringatan HUT Pangkalan PLP ke-31 ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan demonstrasi seperti Demo Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Demo Bela Diri, Demo Bongkar Pasang Senjata, Demo Boarding Officers, Demo Search And Rescue (SAR), dan aksi Marching Band dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP).

Dirgahayu Pangkalan PLP. Dharma Jala Praja Tama!


Reaksi dan Komentar