Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

8 Lulusan WMU Diharap Kontribusinya dalam bidang Kemaritiman 05/11/2016

8 Lulusan WMU Diharap Kontribusinya dalam bidang Kemaritiman 05/11/2016

​

LONDON - Indonesia patut berbangga, karena di tahun 2016 ini delapan orang mahasiswanya berhasil lulus dalam pendidikan pasca sarjana di ‎World Maritime University di Malmo, Swedia yang merupakan Universitas Maritim dibawah pembinaan International Maritime Organization‎ (IMO).

Bersama 141 mahasiswa lainnya dari berbagai negara, delapan orang itu mampu menyelesaikan perjuangannya selama satu tahun lebih.

Atase Perhubungan di London, Simson Sinaga yang menghadiri wisuda pada 29 Oktober 2016, merasa bangga sekaligus haru dengan pencapaian mahasiswa Indonesia di pendidikan bidang kemaritiman.‎

"Lulusan WMU, diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu kemaritimannya dan dapat berkontribusi mewujudkan lautan yang bersih, aman, dan ramah lingkungan,"‎ jelas Simson, Sabtu (5/11/2016).

‎Simson yang juga merupakan lulusan WMU, secara khusus memberikan pembinaan berupa masukan-masukan yang baik kepada mahasiswa Indonesia yang diwisuda maupun yang sedang melanjutkan pendidikannya di World Maritime University.‎‎
‎
"Indonesia mendapatkan benefit dengan mengirimkan Mahasiswa ke WMU mengingat Universitas tersebut memberikan perkuliahan yang selalu mengikuti perkembangan perekonomian dan teknologi kemaritimannya," ungkap Simson.

Tak hanya itu saja, mahasiswa juga diajak serta melakukan kunjungan lapangan ke beberapa negara yang lebih maju untuk melihat pelaksanaan pengelolaan transportasi maritimnya.

"Dengan begitu, lulusan WMU memeroleh pengalaman yang lebih luas dan lebih cepat memahami kebutuhan pelaksanaan pembangunan transportasi maritim," ujar Simson.

Simson juga mengajak untuk siapapun yang mempunyai interest di bidang maritim dengan persyaratan memiliki pengalaman atau bekerja di lingkungan kemaritiman untuk mengambil pendidikan di WMU ini. "Semoga kedepan akan semakin banyak mahasiswa Indonesia yang mengambil pendidikan di WMU ini khususnya dari Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut," tutup Simson.

‎Seperti diketahui, WMU merupakan sebuah organisasi oleh dan untuk masyarakat maritim internasional. Didirikan oleh Resolusi Majelis IMO pada Juli 1983, dengan tujuan dasarnya untuk lebih meningkatkan tujuan IMO dan negara anggota IMO di seluruh dunia.‎
‎

Reaksi dan Komentar