Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Alami Masalah Mesin, 162 penumpang Kapal MV Oceanna 1 berhasil di evakuasi

Alami Masalah Mesin, 162 penumpang Kapal MV Oceanna 1 berhasil di evakuasi

Batam (23/11) - Kapal MV Oceanna 1 berpenumpang 162 orang dan 7 orang kru kapal telah di evakuasi dengan dipindahkan ke kapal MV Oceanna 2 dan telah sampai dengan selamat di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam pada Minggu, 23 November 2025 pukul 18.30 WIB telah menerima laporan tentang adanya kejadian masalah mesin pada  Kapal MV. Oceanna 1 di dekat pulau Penyengat, Tanjung Pinang.

Kapal MV. Oceanna 1 bertolak dari Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur, Batam pada Minggu, 23 November 2025 sekitar pukul 13:45 WIB dengan membawa 162 orang penumpang dan 7 orang kru kapal. Kapal mengalami masalah pada mesin kiri pada pukul 15.30 di sekitar Pulau Penyengat, Tanjung Pinang. Penumpang Kapal MV. Oceanna 1 segera di evakuasi dengan dipindahkan ke Kapal MV. Oceanna 2. 

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam, M. Takwim Masuku menjelaskan Prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh penumpang telah dapat diselamatkan dan diberikan penanganan yang memadai di Tanjung Pinang. Kami terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan Kelas II Tanjung Pinang untuk dilakukan pemeriksaan terhadap kapal

hukum penegakan

Reaksi dan Komentar