Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

ANGKUTAN LAUT LEBARAN H+3, SERIBU ORANG PEMUDIK ARUS BALIK PADATI PELABUHAN GRESIK

ANGKUTAN LAUT LEBARAN H+3, SERIBU ORANG PEMUDIK ARUS BALIK PADATI PELABUHAN GRESIK

​

GRESIK (8/6) - Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik mencatat sebanyak kurang lebih 1.000 orang pemudik arus balik mulai memadati pelabuhan Gresik di angkutan laut Lebaran H+3, Sabtu (8/6). Adapun para penumpang di dominasi dari pulau Bawean menuju Gresik.

Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik, Totok Mukarto mengatakan secara keseluruhan arus mudik dan balik pada tahun ini tergolong lancar tidak ada kendala apapun.

"Sudah mulai terlihat tanda-tanda adanya gelombang pemudik arus balik dan hari ini pemudik arus balik dari Bawean mulai memadati pelabuhan Gresik," ujar Totok.

Totok mengatakan bahwa cuaca tidak begitu baik sehingga hanya ada 3 (tiga)  kapal dapat berlayar mengangkut para pemudik.

"Mengacu data BMKG, saat terjadi gelombang di atas 2 meter maka secara otomatis kapal tidak diperkenankan berlayar. Sehingga pada hari ini sebanyak tiga kapal yang berlayar dari Gresik menuju Bawean maupun sebaliknya. Saya menekankan kepada nakhoda kapal untuk selalu memperhatikan faktor cuaca dan jangan memaksakan bila cuaca tidak kondusif," tegas Totok yang terjun langsung ke lapangan untuk memantau arus balik di Pelabuhan Gresik.

Totok memprediksi puncak arus mudik terjadi pada hari ini, Sabtu dan Minggu (9/6) sebab pada Senin (10/6) masyarakat mulai beraktifitas seperti biasa.

Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Kelas II Gresik, Hotman Siagian menjelaskan bahwa hari ini total sebanyak tiga kapal disiapkan pasca cuaca buruk yang melanda pada Jum'at (7/6) kemarin.

"Kapal Blue Sea Jet bertolak terlebih dahulu pukul 05.00 WIB dengan membawa 311 penumpang dewasa dan 18 balita kemudian disusul kapal Express Bahari pukul 08.00 WIB dan kapal Natuna Express pukul 09.00 WIB.

"Hari ini ketinggian ombak 1,9 meter kalau kemarin cuaca buruk ketinggian ombak 2 meter lebih," ujar Hotman.

Hotman menambahkan bahwa arus balik dari Pulau Bawean menuju Gresik cukup padat, diprediksi 900 pemudik kembali ke Gresik.

Hotman bersyukur bahwa penyelenggaraan angkutan laut lebaran di Pelabuhan Gresik berjalan aman, selamat, tertib dan nyaman. 

"Posko angkutan laut lebaran pelabuhan gresik akan terus memantau dan memonitor pergerakan penumpang hingga nanti berakhirnya posko pada tanggal 21 Juni 2019. Semoga mudik bareng, asyik lancar sebagaimana slogan mudik tahun 2019 ini berjalan lancar," tutup Hotman.


Reaksi dan Komentar