Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Arus Mudik di Pelabuhan Sri Bintan Pura Mulai Padat, 7.441 Penumpang Hilir Mudik

Arus Mudik di Pelabuhan Sri Bintan Pura Mulai Padat, 7.441 Penumpang Hilir Mudik

Arus mudik melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), mulai meningkat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Dalam sehari, jumlah penumpang yang datang dan berangkat melalui pelabuhan tersebut mencapai 7.441 orang.

Peningkatan tersebut terjadi pada H-7 Lebaran, dengan jumlah penumpang yang tiba sebanyak 3.662 orang, sedangkan penumpang yang berangkat mencapai 3.779 orang.

Angka tersebut meningkat dibandingkan hari sebelumnya. Pada H-8 Lebaran, jumlah penumpang yang tiba tercatat sebanyak 2.275 orang, sementara penumpang yang berangkat mencapai 3.352 orang.

Ribuan penumpang tersebut didominasi oleh masyarakat yang bepergian menuju Kota Batam dan sejumlah daerah antarpulau, seperti Kabupaten Lingga dan Karimun. Sementara itu, sebagian penumpang lainnya melakukan perjalanan ke Singapura dan Malaysia.

Salah seorang penumpang, Cahyo Aji, mengaku memilih pulang lebih awal ke Kabupaten Lingga untuk merayakan Lebaran bersama keluarganya. Ia mengatakan sempat tidak mendapatkan tiket kapal karena tingginya permintaan menjelang Lebaran.

“Saya pulang lebih cepat supaya bisa dapat tiket. Biasanya kalau sudah dekat Lebaran tiket cepat habis. Kemarin tidak jadi pulang karena tiketnya sudah habis,” kata Aji, Minggu (15/3/2026).

Sementara itu, KSOP Kelas II Tanjungpinang menyatakan akan berkoordinasi dengan operator pelayaran untuk menambah armada guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang berpotensi terjadi menjelang Lebaran.

Langkah tersebut berkaca pada periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya. Saat itu, terdapat penambahan kapal berkapasitas sekitar 400 penumpang untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengguna jasa di Pelabuhan SBP.

“Kita akan berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran guna menambah armada, baik untuk pelayaran domestik maupun internasional,” pungkasnya.

KSOP Kelas II Tanjungpinang

Reaksi dan Komentar