Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

AWAL JULI 2025, PELABUHAN PULAU BAAI BENGKULU SIAP BEROPERASI KEMBALI

AWAL JULI 2025, PELABUHAN PULAU BAAI BENGKULU SIAP BEROPERASI KEMBALIAWAL JULI 2025, PELABUHAN PULAU BAAI BENGKULU SIAP BEROPERASI KEMBALI

Bengkulu (28/6) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus melakukan langkah-langkah guna percepatan pelayanan operasional di Pelabuan Pulau Baai Bengkulu.  Saat ini, progres percepatan pekerjaan pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu khususnya untuk pembukaan alur tahap 1 ditargetkan selesai di akhir bulan Juni, sehingga diharapkan minimal operasi pelabuhan Pulau Baai Bengkulu akan dapat dilaksanakan di awal bulan Juli 2025.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud menyampaikan saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Pulau Baai terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan percepatan pengerukan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.

“Kami berharap awal bulan Juli ini operasional Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu bisa dilaksanakan, dan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan melakukan pengawasan serta mempersiapkan SOP keluar masuk kapal di alur pelayaran pelabuhan terurama terkait pemeriksaan kelaiklautan bagi kapal-kapal yang ada di Pelabuhan Pulau Baai”, kata Dirjen Masyhud.

Menurutnya, sesuai hasil koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, saat ini kecukupan bahan pokok penting (bapokting) dan BBM di Kecamatan Pulau Enggano masih tercukupi sampai dengan akhir bulan Juli dan kondisi listrik di Pulau Enggano beroperasi hanya 12 jam per hari.

“Untuk itu, kami berharap agar Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah serta semua pihak terkait dapat terus bersinergi guna mencarikan  solusi terbaik bagi pelayanan di Kabupaten Bengkulu dan terutama di Pulau Enggano”. Ujarnya.

Seperti diketahui, guna memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Pulau Baai Bengkulu terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan percepatan pekerjaan pengerukan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai, sehingga jadwal pekerjaan dan target pelaksanaan pekerjaan tahap I untuk pembukaan alur darurat dapat selesai tepat waktu yaitu pada akhir Juni 2025. 

Sejalan dengan pengawasan pekerjaan pengerukan tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Pulau Baai Bengkulu secara berkelanjutan terus meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran dengan memastikan kesiapan infrastruktur pendukung serta melaksanakan pemeriksaan terhadap kelaiklautan kapal-kapal yang beroperasi.

“Pemeriksaan kelaiklautan kapal akan terus dilakukan guna menjamin keselamatan dan keamanan kapal-kapal yang akan melakukan pelayaran ke luar dan masuk Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu”, ujar Dirjen M Masyhud. (SLO/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar