Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

BAHAS KEMUNGKINAN KERJASAMA KEAMANAN LAUT DAN PELABUHAN, PEMERINTAH AMERIKA SERIKAT KUNJUNGI KANTOR IND

BAHAS KEMUNGKINAN KERJASAMA KEAMANAN LAUT DAN PELABUHAN, PEMERINTAH AMERIKA SERIKAT KUNJUNGI KANTOR IND

​

JAKARTA (19/11) – Indonesian Coast Guard atau yang lebih dikenal dengan Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan telah lama menjalin kerjasama yang baik dengan Pemerintah Amerika Serikat dalam hal peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Keamanan Perbatasan dan juga Keamanan Laut dan Pelabuhan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Ahmad, pada saat menyambut kunjungan resmi yang dilakukan oleh US State Department Deputy Assistant Secretary, Mr. Hugo Yon, ke Kantor Pusat Kementerian Perhubungan di Jakarta, Rabu (19/11).

Pada kesempatan tersebut, Hugo Yon didampingi oleh delegasi yang terdiri dari Export Control & Border Security Program Advisor serta Economic Officer dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Sedangkan Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur KPLP yang didampingi oleh Kasubdit Penanggulangan Musibah dan Pekerjaan Bawah Air, Een Nuraini Saidah, dan perwakilan dari Direktorat Kepelabuhanan.
IMG-20191120-WA0089.jpg
Ahmad menyampaikan, bahwa Presiden Indonesia, Joko Widodo, memiliki visi untuk mengembangkan kawasan strategis pembangunan 5 (lima) destinasi wisata super prioritas. Untuk itu tentunya dibutuhkan sarana transportasi laut dan pelabuhan yang aman dan nyaman untuk menunjang destinasi wisata tersebut.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami juga membahas kemungkinan kerjasama pengembangan pelabuhan dengan pihak Amerika Serikat,” jelas Ahmad.

Ahmad berharap, kerjasama yang telah terjalin erat selama ini dengan Amerika Serikat, tidak hanya terbatas pada kerjasama pengembangan kapasitas SDM di bidang Konsultasi Keamanan Perbatasan dan Keamanan Laut dan Pelabuhan, namun dapat dikembangkan ke kerjasama lain yang terkait dengan Keamanan Fasilitas Pelabuhan, Keamanan Laut, SAR, serta Perlindungan Lingkungan Maritim.


Reaksi dan Komentar