Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

BAHU MEMBAHU TANGGULANGI TUMPAHAN MINYAK DI PERAIRAN BALIKPAPAN 03/04/2

BAHU MEMBAHU TANGGULANGI TUMPAHAN MINYAK DI PERAIRAN BALIKPAPAN 03/04/2

​BALIKPAPAN (3/4) – Sebagai tindak lanjut atas terjadinya tumpahan minyak di perairan Pelabuhan Semayang Balikpapan pada hari Sabtu (31/3) lalu, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut segera membentuk Posko Koordinasi Penanggulangan Pencemaran Minyak di Terminal Umum Semayang Balikpapan dengan Mission Commander Tier 1 Penanggulangan Pencemaran (Koordinator Misi Tier 1) yaitu Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, Sanggam Marihot.

Pembentukan Posko Koordinasi tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Pencemaran Minyak di Perairan Balikpapan pada Senin (2/4) di Kantor KSOP Kelas I Balikpapan yang dihadiri oleh instansi terkait penanggulangan pencemaran serta stakeholder terkait lainnya.

Dalam Rapat Koordinasi tersebut juga disimpulkan bahwa hingga saat ini PT. Pertamina Balikpapan, Kementerian ESDM, KNKT, Kementerian Lingkungan Hidup, Kantor KSOP Kelas I Balikpapan dan instansi terkait lainnya belum dapat memastikan sumber dan penyebab tumpahan minyak dan titik api di Teluk Balikpapan tersebut karena proses penyelidikan masih terus berjalan.
IMG-20180403-WA0097.jpg
“Saat ini yang terpenting adalah bagaimana seluruh instansi terkait dapat saling berkoodinasi dan berkonsolidasi untuk bahu membahu menanggulangi tumpahan minyak tersebut agar tidak semakin meluas,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Capt. Rudiana saat melakukan tinjauan langsung ke lokasi tumpahan minyak didampingi Kepala KSOP Kelas I Balikpapan dan General Manager PT. Pelindo Balikpapan pada hari ini, Selasa (3/4).

Sementara terkait dengan kegiatan opersional kapal PT. Pertamina Balikpapan yang akan melakukan loading di dermaga PT. Pertamina, lanjut Capt. Rudiana, harus dipastikan bahwa kegiatan loading kapal, kapal yang berlayar dan berlabuh terlaksana dengan baik dan aman.

Capt. Rudiana juga meminta kepada masing-masing instansi terkait agar melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok atau barang-barang yang dapat memicu percikan api di perairan Balikpapan.

“Masyarakat juga harus menyadari untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan, misalnya dengan tidak membuang puntung rokok atau barang-barang lain yang dapat memicu percikan api di laut karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi jika kita tidak berhati-hati,” tegasnya.
IMG-20180403-WA0095.jpg
Sebelumnya, pada hari-H setelah kejadian tumpahan minyak tersebut (31/3), Kantor KSOP Balikpapan langsung mengambil tindakan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengisolasi tumpahan minyak tersebut agar tumpahannya tidak meluas dengan mengerahkan beberapa kapal patroli KPLP, kapal pandu milik PT. Pelindo, serta berbagai peralatan penanggulangan pencemaran yang dimiliki pleh perusahaan dan instansi terkait yang memiliki peralatan tersebut.

“Perusahaan dan instansi terkait yang memiliki peralatan penanggulangan pencemaran seperti Oil Boom, Oil Skimmer dan Dispersant Pum Sprayer agar membantu penanggulangan pencemaran tumpahan minyak serta selalu berkoordinasi di posko yang telah disiapkan,” pungkas Capt. Rudiana.

Reaksi dan Komentar