Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

BG. OCEANUS 32 TERBAKAR DI LAUT MALUKU, DITJEN HUBLA KERAHKAN KAPAL PATROLI KPLP

BG. OCEANUS 32 TERBAKAR DI LAUT MALUKU, DITJEN HUBLA KERAHKAN KAPAL PATROLI KPLPBG. OCEANUS 32 TERBAKAR DI LAUT MALUKU, DITJEN HUBLA KERAHKAN KAPAL PATROLI KPLP

 

SAMARINDA (9/8) – Kapal BG. OCEANUS 32 yang mengangkut sebanyak 7.506 ton batu bara mengalami kebakaran di Laut Maluku.

 

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Likupang, Moh Qowi, mengungkapkan pihaknya menerima laporan terjadinya kebakaran pada muatan kapal BG. Oceanus 32 tersebut pada Selasa sore (8/8).

 

“Kapal berangkat pada tanggal 2 Agustus 2023 dari Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur menuju ke Obi, Halmahera Selatan dan mengalami insiden terbakar pada muatan tanggal 8 Agustus 2023 pukul 17.30 waktu setempat,” terang Qowi.

 

Qowi mengatakan, kapal tersebut kemudian berbalik arah menuju Likupang dan berlabuh di Selat Bangka Likupang pada pukul 15.30 hari ini (9/8).

 

“Sampai saat ini, kami telah mengerahkan kapal patroli KN. Gandiwa P.118 milik Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Bitung untuk membantu proses pemadaman yang masih berlangsung,” tukasnya.

 

Menurut Qowi, pihaknya terus bekerja sama dengan pihak-pihak berwenang lainnya dalam menangani musibah kebakaran kapal ini, seperti Basarnas Manado dan Bakamla Pangkalan Serei.

 

“Selain KN Gandiwa P.118, saat ini KNP 5242 milik UPP Likupang dan RBB Bakamla Zona Maritim Tengah juga membantu proses pemadaman,” tutup Qowi. (MYN/MM/BOH

Reaksi dan Komentar