JAKARTA, KOMPAS.com – Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat sinergi dengan institusi pendidikan maritim melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Akademi Maritim Pembangunan (AMP) Jakarta dan SMK Pelayaran Pembangunan Jakarta.
Kerja sama yang ditandatangani pada Kamis (2/7/2026) tersebut ditujukan untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) maritim Indonesia yang sehat, profesional, dan berdaya saing.
Melalui kerja sama ini, BKKP akan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persyaratan penting bagi calon pelaut sebelum memasuki dunia kerja maritim.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan di kampus maupun klinik
Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan di lingkungan kampus dan sekolah (on-site) maupun di Klinik Sentra Maritim Medika milik BKKP.
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, BKKP juga akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan kepada masing-masing institusi pendidikan sebagai bagian dari dukungan terhadap proses pendidikan dan pembentukan calon pelaut.
Kepala BKKP Wisnu Wardana mengatakan, kolaborasi antara sektor kesehatan dan pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak SDM maritim yang unggul.
"Mencetak pelaut yang unggul tidak cukup hanya melalui pendidikan dan keterampilan. Kesehatan merupakan fondasi utama agar mereka mampu bekerja secara profesional, menjaga keselamatan pelayaran, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu, BKKP hadir sebagai mitra strategis bagi institusi pendidikan maritim," ujar Wisnu dalam siaran pers, Kamis (2/7/2026).
Menurut dia, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, melainkan diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi para taruna.
"Kami berharap sinergi ini menjadi langkah awal kolaborasi yang berkelanjutan. Dengan pelayanan kesehatan yang berkualitas sejak masa pendidikan, kita sedang menyiapkan generasi pelaut Indonesia yang sehat, kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan industri maritim global," kata Wisnu.
Dukung kesiapan menghadapi UKP
Direktur Akademi Maritim Pembangunan Jakarta yang diwakili Novel Ganeca Kalalo menyambut baik kerja sama tersebut. Menurut dia, kolaborasi dengan BKKP menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan maritim.
"Kami mengapresiasi terjalinnya kerja sama dengan BKKP. Sinergi ini akan memberikan kemudahan bagi taruna dalam memperoleh pemeriksaan kesehatan yang profesional sesuai standar, sehingga mereka semakin siap mengikuti Ujian Keahlian Pelaut dan memasuki dunia kerja di sektor maritim," ujar Novel.
Sementara itu, Kepala SMK Pelayaran Pembangunan Jakarta Sri Ekawati menilai aspek kesehatan menjadi bagian penting dalam mencetak lulusan yang berkualitas.
"Kami meyakini bahwa lulusan yang unggul tidak hanya dibentuk melalui proses pembelajaran, tetapi juga didukung oleh kondisi kesehatan yang baik. Kerja sama dengan BKKP memberikan nilai tambah bagi peserta didik kami melalui akses layanan kesehatan yang profesional, mudah dijangkau, dan sesuai standar kesehatan pelaut," kata Sri.
Artikel Lengkap bisa dilihat di : https://money.kompas.com/read/2026/07/02/172600626/bkkp-kemenhub-gandeng-dua-sekolah-maritim-perkuat-kesehatan-calon-pelaut


Reaksi dan Komentar