Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

BKKP KEMENHUB KIRIMKAN BANTUAN LOGISTIK DAN TENAGA MEDIS KE LOMBOK 21/0

BKKP KEMENHUB KIRIMKAN BANTUAN LOGISTIK DAN TENAGA MEDIS KE LOMBOK 21/0

​LOMBOK (21/8) – Pasca gempa yang melanda wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial dengan mengirimkan tenaga medis serta memberikan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan, mukena, sarung, susu dan mainan edukasi untuk anak-anak korban gempa di Lombok pada tanggal 18 s.d. 21 Agustus 2018.

Tim medis BKKP yang terdiri dari dokter, perawat, dan paramedis diturunkan langsung ke lokasi-lokasi yang membutuhkan bantuan medis seperti di wilayah Pemenang, Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah dan lokasi lainnya.
IMG-20180821-WA0015.jpg
“Kami mengirimkan 4 orang tenaga medis yang dipimpin dr. Alfian Husin, 2 (dua) orang perawat, dan 1 (satu) tenaga paramedis, yang terjun langsung memberikan bantuan ke lokasi-lokasi yang dibutuhkan,” tutur Kepala BKKP, dr. Hesti Ekawati di Jakarta (21/8).

Selain itu, lanjut dr. Hesti, dalam upaya penanganan medis, BKKP juga bekerjasama dengan Posko RS. Terapung yang didirikan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA-UA) di Pelabuan Bangsal.

“Tim medis BKKP bekerjasama dengan RS. Terapung Ikatan Alumni Universitas Airlangga, baik dalam upaya penanganan medis maupun pemberian bantuan yang disalurkan melalui Posko RS. Terapung yang berada di bawah koordinasi Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) kelas III Pemenang“, kata dr. Hesti.

Menurutnya, dalam situasi darurat seperti saat ini, diperlukan banyak tenaga dokter untuk menangani para korban gempa, terlebih pada minggu malam lalu Lombok kembali diguncang gempa 6,9 SR.

“Para korban kebanyakan mengalami luka-luka dan patah tulang akibat terkena reruntuhan serta banyak yang terserang diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)“, imbuhnya.
IMG-20180821-WA0013.jpg
Pihaknya berharap, bantuan yang diberikan oleh BKKP dapat membantu para warga yang menjadi korban gempa di Lombok, terutama bagi anak-anak yang mendapatkan mainan edukasi dapat menjadi sedikit hiburan bagi mereka yang memerlukan trauma healing.


Reaksi dan Komentar