Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Buka Posko Nataru, Menhub Ingin Pastikan Pelayanan Transportasi Berjalan Sehat, Aman, dan Nyaman di Tengah Pandemi

Buka Posko Nataru, Menhub Ingin Pastikan Pelayanan Transportasi Berjalan Sehat, Aman, dan Nyaman di Tengah PandemiBuka Posko Nataru, Menhub Ingin Pastikan Pelayanan Transportasi Berjalan Sehat, Aman, dan Nyaman di Tengah PandemiBuka Posko Nataru, Menhub Ingin Pastikan Pelayanan Transportasi Berjalan Sehat, Aman, dan Nyaman di Tengah PandemiBuka Posko Nataru, Menhub Ingin Pastikan Pelayanan Transportasi Berjalan Sehat, Aman, dan Nyaman di Tengah Pandemi

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ingin memastikan pelayanan transportasi di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) berjalan dengan sehat, aman, dan nyaman di tengah masa pandemi. Hal itu disampaikan Menhub saat membuka Posko Tingkat Nasional Angkutan Nataru 2020 di Jakarta, Jumat (18/12).

”Apa yang kita lakukan hari ini (pembukaan posko) adalah menerjemahkan Perintah Presiden untuk di satu sisi memberlakukan protokol kesehatan dan di sisi lain harus tetap memberikan pelayanan transportasi dengan baik di tengah pandemi,” jelas Menhub.

Menhub mengungkapkan, di masa pandemi ini aspek kesehatan menjadi suatu tumpuan yang tidak bisa dipisahkan dari aspek keselamatan bertransportasi.

Dengan dibentuknya Posko Tingkat Nasional Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Menhub berharap seluruh stakeholder yang terkait bisa berkoordinasi dengan baik untuk menjaga pelayanan transportasi berjalan tetap berjalan dengan lancar dan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan.

Melalui posko ini, lanjut Menhub, diharapkan bisa mengantisipasi dengan baik jika terjadi puncak mudik baik di sektor darat, laut, udara, penyeberangan, kereta api.

“Saya mengapresiasi rekan-rekan dari seluruh stakeholder yang terlibat. Pesan presiden, jangan ada ego sektoral. Apa yang diinginkan presiden selama ini sudah kita lakukan bersama, yaitu bagaimana antar stakeholder seperti Kepolisian, Basarnas, BMKG, Jasa Marga, Operator Transportasi dan lain sebagainya, semua bersatu padu melaksanakan kegiatan ini dengan baik,” ungkap Menhub.

Lebih lanjut Menhub Budi menegaskan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan baik, mengingat dalam dua minggu terakhir angka  positif Covid-19 semakin meningkat. Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap berada dirumah dan tidak melakukan perjalanan bila memang tidak dirasa perlu.

Untuk mengantisipasi mobilitas masyarakat pada saat libur Nataru, saat ini Kemenhub tengah melakukan koordinasi intensif dengan Satuan Tugas Covid 19 yang akan menetapkan Surat Edaran. Kemenhub akan merujuk pada ketetapan dari Satgas tersebut dalam menerapkan SE untuk sektor transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian.

Dalam pembukaan posko tersebut, dilakukan pula video conference Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi beserta jajaran Kemenhub dari Posko Nasional, dengan Posko-posko di yang ada simpul-simpul transportasi di sejumlah daerah di Indonesia. 

Sebagai informasi, Posko Terpadu Tingkat Nasional Angkutan Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 secara serentak ini juga melibatkan Kepolisian RI, Dinas  Perhubungan, BMKG, Badan SAR Nasional, KNKT, Kementerian Kominfo, Perum Damri, PT. ASDP Indonesia Ferry, PT. Pelni, PT. Pelindo II, PT. Angkasa Pura I, PT. Angkasa Pura II, PT. KAI, PT. Jasa Marga, dan instansi terkait lainnya. (LKW/RDL/LA/JD)

Reaksi dan Komentar