Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Buku Pelaut Goes to Campus di Kampus Politeknik Pelayaran Barombong

Buku Pelaut Goes to Campus di Kampus Politeknik Pelayaran BarombongBuku Pelaut Goes to Campus di Kampus Politeknik Pelayaran BarombongBuku Pelaut Goes to Campus di Kampus Politeknik Pelayaran BarombongBuku Pelaut Goes to Campus di Kampus Politeknik Pelayaran Barombong

Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik pada pembuatan Buku Pelaut bagi taruna dan taruni di sekolah-sekolah pelayaran, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar melaksanakan kegiatan Buku Pelaut Goes to Campus di Kampus Politeknik Pelayaran Barombong pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 228 taruna/i Jurusan Nautika dan Teknika.

Kepala Kantor KSOP Utama Makassar yang diwakili oleh Kepala Seksi Kepelautan, Rabu Edi, memberikan penjelasan kepada para taruna/i mengenai pentingnya Buku Pelaut sebagai dokumen resmi yang wajib dimiliki, baik untuk mendukung pelaksanaan praktik laut maupun sebagai persyaratan bekerja di atas kapal.

Melalui kegiatan Buku Pelaut Goes to Campus, diharapkan pelayanan pembuatan Buku Pelaut dapat dilaksanakan secara cepat, mudah, transparan, dan akuntabel, sekaligus mengurangi kepadatan antrean pelayanan, meningkatkan pemahaman taruna/i terhadap fungsi dan kegunaan Buku Pelaut, serta mencegah praktik percaloan.

Reaksi dan Komentar