Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Dari Pengalaman Menuju Perubahan: KSOP Utama Makassar Belajar WBBM di Stasmet Sultan Hasanuddin

Dari Pengalaman Menuju Perubahan: KSOP Utama Makassar Belajar WBBM di Stasmet Sultan Hasanuddin

Makassar – Rabu (11/03/2026) Dalam rangka memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kantor KSOP Utama Makassar melaksanakan kegiatan studi tiru ke Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin Makassar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha KSOP Utama Makassar, Hasanuddin, bersama tim pembangunan Zona Integritas.

Kedatangan rombongan KSOP Utama Makassar disambut langsung oleh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin, Kukuh Ribudiyanto, beserta jajaran. Pertemuan diawali dengan pemaparan profil organisasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin, termasuk berbagai jenis layanan meteorologi yang diberikan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan, khususnya dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasional transportasi udara.

Selanjutnya, pemaparan terkait pembangunan Zona Integritas disampaikan oleh Ketua Tim ZI menuju WBBM Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin, Dofiali Dwi T. Dalam paparannya dijelaskan bahwa pembangunan Zona Integritas di lingkungan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin telah dimulai sejak tahun 2019 melalui penguatan enam area perubahan. Berkat konsistensi dan komitmen seluruh pegawai, instansi ini berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2021.

Meskipun sempat mengalami kegagalan dalam upaya peningkatan predikat pada tahun 2023, berbagai evaluasi dan perbaikan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga akhirnya pada tahun 2024 Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dofiali Dwi T juga menekankan bahwa inovasi dalam pembangunan Zona Integritas tidak harus selalu besar dan kompleks. Langkah-langkah sederhana yang berdampak nyata terhadap pelayanan justru menjadi kunci keberhasilan. Salah satu contohnya adalah transformasi buku tamu manual menjadi sistem buku tamu berbasis barcode maupun spreadsheet digital. 

Selain itu, penguatan budaya kerja juga dilakukan melalui penerapan mekanisme reward and punishment, serta peningkatan akuntabilitas melalui monitoring dan evaluasi (monev) keuangan yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

Pada awal pembangunan ZI tahun 2019, Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin juga menginisiasi sejumlah inovasi yang mendukung peningkatan kinerja organisasi, di antaranya Aplikasi Pemetaan SIGMET, Aplikasi E-Logbook Peralatan, serta Aplikasi Sistem Manajemen Pelaporan Elektronik. Selain itu, untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga, instansi ini secara konsisten melaksanakan survei kepada para stakeholder setiap enam bulan sekali guna menggali saran, kritik, serta mengukur tingkat kepuasan pengguna layanan.

Kegiatan studi tiru kemudian dilanjutkan dengan kunjungan langsung oleh tim KSOP Utama Makassar ke sejumlah titik sarana dan prasarana yang menjadi pendukung implementasi pembangunan Zona Integritas menuju WBBM di lingkungan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin. Melalui kegiatan ini diharapkan KSOP Utama Makassar dapat memperoleh berbagai praktik terbaik sebagai referensi dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas serta meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan publik.

Reaksi dan Komentar