Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DELEGASI INDONESIA HADIRI SIDANG DEWAN IMO KE-121 DI LONDON 20/11/2018

DELEGASI INDONESIA HADIRI SIDANG DEWAN IMO KE-121 DI LONDON 20/11/2018

​LONDON (20/11) - Delegasi Republik Indonesia (Delri) yang dipimpin Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Sugihardjo beserta Wakil Ketua Delri, Utusan Khusus Menteri Perhubungan untuk IMO, Prof. Marsetio, menghadiri Sidang Dewan International Maritime Organization (IMO) ke-121, yang berlangsung tanggal 19 s.d. 23 November 2018 di Markas Besar IMO London, Inggris.


Sidang Dewan IMO ke- 121 tersebut dibuka oleh Sekretaris Jenderal IMO, Mr. Kitack Lim dan diketuai oleh Mr. Xiaojie Zhang dari China.

Dalam sambutannya, Mr. Kitack Lim menyampaikan, Sidang Council ke-121 ini menitikberatkan pada pembahasan anggaran, pertimbangan atas laporan dari Sidang Komite-komite sebelumnya (Technical Cooperation Committe sesi ke 68 dan Marine Environmental Protection Committee sesi ke 73), laporan institusi pelatihan di bawah naungan IMO, reformasi Dewan IMO serta isu strategis lain di bidang maritim.

"Salah satu agenda dalam Sidang Dewan IMO ke-121 yang menjadi pembahasan utama adalah agenda mengenai reformasi Dewan IMO," ujar Sugihardjo selaku Head of Delegation (HOD) pada Sidang Dewan ke-121, Senin (19/11)
IMG-20181120-WA0031.jpg
Sugihardjo mengungkapkan, dalam sidang tersebut, Indonesia akan menyampaikan dokumen submisi yang memuat sejumlah aspek terkait upaya reformasi Dewan IMO.

"Selaku anggota Dewan IMO, Indonesia turut berkontribusi menentukan arah kebijakan dan reformasi organisasi tersebut, yang tentunya sejalan dengan kepentingan Indonesia secara keseluruhan dan sebagai negara maritim besar dunia," imbuhnya.

Selain itu dalam sidang, Dewan menerima dan mengadopsi laporan Sidang Komite Perlindungan Lingkungan Maritim atau Marine Environmental Protection Committee (MEPC 73) yang menghasilkan keputusan penetapan ambang batas sulphur bahan bakar kapal 0.5% dengan merevisi regulasi MARPOL Annex VI, strategi pengurangan 
Green House Gasses (GHG) serta merumuskan rencana aksi penanggulangan sampah plastik di laut yang bersumber dari kapal.

Adapun sidang dimaksud dihadiri oleh anggota Dewan IMO yang terdiri dari 40 perwakilan negara-negara anggota Dewan IMO di kategori A, B dan C, negara IMO member states lainnya, observer dan organisasi internasional bidang pelayaran.

Turut hadir pada sidang Dewan IMO ke-121 tersebut antara lain Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Agus Purwoto, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Hubla Kemenhub Capt. Sudiono, serta delegasi lain dari unsur Kementerian Perhubungan, Kemenko Bidang Kemaritiman, Kementerian Luar Negeri, KBRI London, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI-AL, PT. Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). 
IMG-20181120-WA0033.jpg
Di sela-sela sidang, Delegasi Indonesia juga turut menghadiri undangan pertemuan informal dari Spanyol bagi negara-negara yang supportive terhadap agenda reformasi Dewan IMO, termasuk Indonesia yang akan mengajukan submisi mengenai reformasi Dewan IMO tersebut.


Reaksi dan Komentar