Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DIRJEN HUBLA RESMI TUTUP POSKO ANGKUTAN LAUT NATAL TAHUN 2020 DAN TAHUN BARU 2021

DIRJEN HUBLA RESMI TUTUP POSKO ANGKUTAN LAUT NATAL TAHUN 2020 DAN TAHUN BARU 2021

JAKARTA (8/1) – Penyelenggaraan Posko Angkutan Laut Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) telah berjalan dengan aman, sukses dan lancar selama 22 (dua puluh dua) hari yang dimulai dari tanggal 18 Desember 2020 hingga tanggal 8 Januari 2021. Pada hari ini, Posko Angkutan Laut Nataru secara resmi melalui virtual telah ditutup oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo di Jakarta, Jumat (8/1).

 

“Pada kondisi pandemi Covid – 19 saat ini, kita tetap dapat melakukan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat pengguna transportasi laut dalam melewati masa libur Hari Raya Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 dengan melaksanakan Posko Angkutan Laut Natal 2020 dan Tahun Baru yang dimulai pada tanggal 18 Desember 2020 hingga tanggal 8 Januari 2021,” kata Agus.

 

“Koordinasi dan kerja nyata bersama-sama telah kita lakukan secara optimal. Segenap unsur dan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut beserta BUMN sektor transportasi laut yang telah bekerja selama 22 (dua puluh dua) hari selama 24 jam penuh,” tambahnya.

 

“Untuk itu, kepada seluruh unsur yang terkait secara langsung maupun tidak langsung dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan Posko Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, khususnya kepada mereka yang terkait dengan Posko Terpadu Angkutan Laut ini, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya,” ungkap Agus.

 

“Dengan berakhirnya Posko Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, saya minta kepada masing-masing Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) melakukan evaluasi penyelenggaraan Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 agar tercipta peningkatan pelayanan Angkutan Laut Nataru tahun depan,” tutur Agus.

 

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi mengatakan, maksud dan tujuan penyelenggaraan Posko Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 kepada masyarakat serta agar terciptanya Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 yang selamat, aman, sehat, nyaman, dan terkoordinasi.

 

“Dalam pelaksanaan Posko Angkutan Laut Nataru ini berlangsung yang dimulai dari tanggal 18 Desember 2020 hingga tanggal 8 Januari 2021 selama 24 jam, seluruh UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyampaikan data realisasi di pelabuhannya masing- masing melalui aplikasi yang telah disediakan oleh Kementerian Perhubungan,” ujar Capt. Antoni.

 

Lebih lanjut Capt. Antoni Arif Priadi menyebutkan, realisasi sementara jumlah penumpang Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 yang dimulai dari tanggal 18 Desember 2020 hingga tanggal 7 Januari 2021 pada 51 pelabuhan pantau sebanyak 587.015 orang atau turun 54,42% dari tahun 2019 dengan total penumpang 1.287.808 orang.

 

“Selama Posko Angkutan Laut Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 tidak terdapat laporan kejadian yang menonjol maupun kecelakaan kapal penumpang dari seluruh UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut,” tutup Capt. Antoni.

Reaksi dan Komentar