Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DIRJEN HUBLA, TERIMA KASIH UNTUK ARUS MUDIK YANG LANCAR, SAATNYA FOKUS DENGAN ARUS BALIK

DIRJEN HUBLA, TERIMA KASIH UNTUK ARUS MUDIK YANG LANCAR, SAATNYA FOKUS DENGAN ARUS BALIK

​

MAKASSAR - Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono menyampaikan apresiasi kepada para petugas angkutan Lebaran tahun 2017 saat kunjungan kerja dalam rangka Monitoring Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2017  (1438 H) sesuai Instruksi Menteri Perhubungan No. 12 Tahun 2017.

"Terima kasih kepada para petugas operasional pelayanan dan petugas Posko Angkutan Lebaran 2017 yang terus mengawal dan memonitor arus mudik yang telah terlaksana dengan baik. Kini, saya meminta agar fokus kembali untuk memonitor dan memantau arus balik yang akan dihadapi kedepan," ujar Tonny.

Dirjen Tonny yang tiba di Makassar pada hari Rabu (28/6) malam langsung meninjau kesiapan Posko arus balik Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Sulawesi Selatan.

Dirjen Tonny yang didampingi Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Rahmatullah dan Kepala Syahbandar Utama Makassar Victor Vikki Subroto mengatakan bahwa kesiapan dan koordinasi angkutan Lebaran tahun ini berjalan baik. Semua pihak dalam hal ini regulator, operator dan  pengguna jasa (masyarakat) telah bersinergi dan mampu bekerjasama dengan baik.

“Hingga H+3 angkutan Lebaran 2017 berjalan dengan lancar. Sampai saat ini belum ada ditemukan masalah dan semoga kedepannya akan terus lancar dan terkendali,”kata Tonny.

Pada malam tadi, Dirjen Tonny juga berkesempatan meninjau langsung embarkasi penumpang kapal KM.Lambelu tujuan Pare-Pare yang berangkat pukul 22.30 WITA  dan KM Dempo tujuan Surabaya berangkat pukul 22.00 WITA.

Dalam kesempatan itu, Tonny memastikan penanganan penumpang berlangsung aman dan lancar tanpa hambatan.

“Saya ingin memastikan bahwa tidak ada kelebihan kapasitas penumpang kapal laut,” jelas Tonny.

Bersama jajarannya, dia juga menyempatkan berbincang singkat dengan penumpang kapal, sebelum waktu keberangkatan tiba.

Sebelumnya, Dirjen Tonny memulai rangkaian tugas monitoring angkutan Lebaran tahun 2017 di Pelabuhan Kalianget. Pada kesempatan tersebut, Dirjen Tonny melihat langsung penanganan penumpang di pelabuhan tersebut dan menegaskan agar jumlah penumpang harus sesuai dengan kapasitas kapal.

Selanjutnya, Dirjen Tonny melakukan peninjauan dan monitoring angkutan Lebaran di Pelabuhan Gresik, Jawa Timur sebelum melakukan pemantauan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Dalam peninjauannya tersebut, Tonny melakukan pemeriksaan kesiapan kapal Natuna Express tujuan Pulau Bawean.

Tinjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kelaiklautan kapal-kapal yang akan berlayar dan keselamatan serta keamanannya dalam angkutan Lebaran 2017.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil laporan yang diterima posko Angkutan Laut Lebaran tahun 2017 dari 52 pelabuhan yang dipantau pada tanggal 29 Juni 2017 pukul 06.00 WIB untuk jumlah penumpang naik  sebanyak 962.693 orang dan penumpang turun sebanyak 920.288 orang.

Adapun pelabuhan terpadat adalah pelabuhan Batam dengan jumlah penumpang naik sebanyak 143.940 orang dan penumpang turun sebanyak 90.532 orang.

Hingga saat ini, tidak terjadi adanya lonjakan penumpang di setiap pelabuhan dan tidak ada penumpang yang tidak terangkut oleh kapal penumpang yang beroperasi di masing-masing pelabuhan.



Reaksi dan Komentar