Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Disetujui Kementerian Perhubungan, Januari 2022 Tol Laut Beroperasi di Pelabuhan Babang dan Saketa

Disetujui Kementerian Perhubungan, Januari 2022 Tol Laut Beroperasi di Pelabuhan Babang dan Saketa

BABANG (18/10) - Direktorat Lalulintas dan Angkutan Laut, Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan menyetujui beroperasinya Kapal Tol Laut di Pelabuhan Babang dan Pelabuhan Saketa.

Ini setelah Tim Teknis dari Direktorat Lalulintas dan Angkutan Laut melakukan sosialisasi Aplikasi SITOLAUT bertempat di terminal penumpang Pelabuhan Babang, Minggu (17/10/2021).

Jika tak ada aral melintang, Januari 2022 Tol Laut sudah bisa beroperasi. Hal ini disampaikan langsung Kasubdit 3 Direktorat Lalulintas dan Angkutan Laut.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Babang, Rosihan Gamtjim menuturkan, pihak Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Lalulintas dan Angkutan Laut sudah menyetujui beroperasinya Kapal Tol Laut ini (Kapal barang dengan kemasan kontener) yang menyinggahi Pelabuhan Babang dan Pelabuhan Saketa pada awal tahun 2022 nanti.

Ia berharap hadirnya Tol Laut ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku usaha yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan, apalagi daerah Halmahera Selatan banyak memiliki potensi sumber daya alam.

"Angin segar akan hadirnya Tol Laut di Pulau Bacan segera terealisasi. Oleh karena itu, masyarakat terutama pelaku usaha harus memanfaatkan dengan baik Program Layanan Tol Laut ini," harapnya.

Rosihan mengungkapkan, program Tol Laut ini memiliki salah satu keunggulan adalah dapat mengatasi disparitas harga barang. Selama ini, biaya distribusi logistik dari produsen ke daerah-daerah di Indonesia Timur sangat tinggi. Seperti yang terjadi di Halmahera Selatan, khususnya di Pulau Bacan itu sendiri.

Maka hadirnya Tol Laut ini, kata Rosihan, sudah pasti harga barang lebih murah dan itu dapat menguntungkan masyarakat. Begitu pula pelaku usaha dapat keuntungan dari biaya logistik melalui Tol Laut yang sangat rendah.

Selain itu, sudah pasti terjadi lonjakan arus barang di 2 pelabuhan yang disinggahi Kapal Tol Laut nanti. Dengan begitu, kebutuhan masyarakat akan mudah terpenuhi. (*)

Reaksi dan Komentar