Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Disnav Tanjung Perak Berhasil Evakuasi Pelampung Suar No. 24 yang Terseret KM. Leuser dan Kapal Lit Interprise

Disnav Tanjung Perak Berhasil Evakuasi Pelampung Suar No. 24 yang Terseret KM. Leuser dan Kapal Lit InterpriseDisnav Tanjung Perak Berhasil Evakuasi Pelampung Suar No. 24 yang Terseret KM. Leuser dan Kapal Lit InterpriseDisnav Tanjung Perak Berhasil Evakuasi Pelampung Suar No. 24 yang Terseret KM. Leuser dan Kapal Lit InterpriseDisnav Tanjung Perak Berhasil Evakuasi Pelampung Suar No. 24 yang Terseret KM. Leuser dan Kapal Lit Interprise

SURABAYA (14/2) - Tim Reaksi Cepat Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak berhasil mengangkat Pelampung Suar (Bouy) No. 24 ke Dermaga Tanjung Perak usai menerima kabar dari Vessel Traffic Service (VTS) dan PT. PELNI bahwa Buoy No. 24 terbawa oleh Kapal KM Leuser dan Kapal Lit Interprise pada Senin (12/2).

Tim Teknis SBNP Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak Arif Widodo mengungkapkan, dirinya mendapat kabar dari VTS bahwa posisi Bouy no. 24 sesuai DSI terletak di perairan Teluk Lamong Alur Barat Surabaya dengan titik koordinat 07°-11'-27.60"S 112°-42'-50.10"T sempat terbawa sejauh 3,8 KM ke arah barat.

Sesuai Berita Acara yang dirilis oleh PT. PELNI, Nakhoda KM. Leuser Capt. D. Supryanto. L menjelaskan bahwa pada hari Senin tanggal 12 Februari 2024 KM. Leuser pada pukul 14.05 WIB melakukan olah gerak untuk berlabuh jangkar, kemudian kemudi cikar kanan menuju tempat berlabuh secara perlahan. 

Namun dikarenakan kecepatan arus dan angin yang sangat kuat (20 knot) maka kapal tersebut langsung maju setengah dan pada pukul 14.18 WIB kapal hanyut dan menyenggol bouy No. 24 sehingga bouy tersebut terbawa oleh kapal dan rantai bouy melilit jangkar kapal Lit Interprise dan menyenggol MT. Lamiwuri.

"Alhamdulillah pukul 17.02 WIB Tim Evakuasi sudah berhasil mengangkat Bouy No. 24 ke Dermaga Tanjung Perak dan selanjutnya berupaya untuk melepas dan mengangkat rantai dan sinker/pemberat bouy untuk dinaikkan juga ke dermaga," ujar Arif.

Saat ini Bouy sudah berhasil dipindahkan ke bengkel Disnav Tipe A Kelas I Tanjung Perak dan akan terus dimonitor agar segera dilaksanakan perbaikan dan dikembalikan ke titik koordinat asal.

"Terkait kejadian ini, pihak Pelni akan bertanggung jawab dari pengangkatan, perawatan Bouy No. 24, sampai dengan penempatan kembali di titik semula sesuai posisi DSI," pungkasnya.
 

Reaksi dan Komentar