Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Ditjen Hubla Berhasil Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK WNI dari Korea Selatan

Ditjen Hubla Berhasil Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK WNI dari Korea SelatanDitjen Hubla Berhasil Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK WNI dari Korea SelatanDitjen Hubla Berhasil Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK WNI dari Korea SelatanDitjen Hubla Berhasil Fasilitasi Pemulangan Jenazah ABK WNI dari Korea Selatan

JAKARTA(15/12) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama Direktorat PWNI (Perlindungan Warga Negara Infonesia) Kementerian Luar Negeri melalui upaya diplomatik dan koordinasi intensif berhasil memfasilitasi pemulangan jenazah empat Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kecelakaan tenggelamnya kapal Geum Gwangho di perairan Gyeongju, Korea Selatan pada 9 Desember 2024.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Hendri Ginting mengungkapkan kecelakaan ini terjadi akibat tabrakan antara kapal Geum Gwangho, sebuah kapal penangkap ikan, dengan kapal kargo Taecheon 2. Kejadian naas tersebut menyebabkan empat ABK WNI meninggal dunia akibat henti jantung (cardiac arrest), sedangkan satu ABK WNI lainnya hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Capt. Hendri Ginting, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam penanganan tragedi ini. "Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa para ABK WNI di kapal Geum Gwangho. Ditjen Hubla memastikan hak-hak para ABK terpenuhi, termasuk pemulangan jenazah dengan layak dan penanganan asuransi sesuai ketentuan," ujarnya.

Jenazah keempat ABK WNI yakni Dian Firman Abas, Sugeng Riyanto, Kolidin, dan Candra Hadi tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu, 14 Desember 2024. Ditjen Hubla bekerja sama dengan KBRI Seoul, agen pengiriman, dan keluarga korban dalam memastikan kelancaran proses pemulangan serta pemenuhan hak-hak para ABK.

Lebih lanjut, Capt. Hendri menambahkan, "Upaya pencarian satu ABK lainnya yang belum ditemukan terus dipantau melalui komunikasi intensif dengan otoritas Korea Selatan. Kami berharap pencarian segera membuahkan hasil dan memberikan kepastian bagi keluarga korban."

Upaya pemulangan jenazah ABK ini melibatkan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, baik di Korea Selatan maupun di Indonesia. Ditjen Hubla juga turut mendorong perusahaan agen pengiriman untuk memenuhi tanggung jawab terhadap keluarga korban, termasuk memberikan pendampingan emosional dan administratif selama proses pemulangan jenazah serta pencairan asuransi.

"Ditjen Hubla akan selalu berkomitmen dalam memastikan kesejahteraan dan perlindungan bagi ABK Indonesia, khususnya mereka yang bekerja di luar negeri," tutupnya.(SKY/JOE/AK)


 

Reaksi dan Komentar