Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Ditjen Hubla Gelar Market Sounding Pengembangan Backup Area Pelabuhan Patimban

Ditjen Hubla Gelar Market Sounding Pengembangan Backup Area Pelabuhan PatimbanDitjen Hubla Gelar Market Sounding Pengembangan Backup Area Pelabuhan PatimbanDitjen Hubla Gelar Market Sounding Pengembangan Backup Area Pelabuhan PatimbanDitjen Hubla Gelar Market Sounding Pengembangan Backup Area Pelabuhan Patimban

JAKARTA (14/3) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban terus mendorong percepatan pengembangan Pelabuhan Patimban sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Penyampaian Hasil Tenant Demand Survey dan Diskusi Investasi (Market Sounding Tahap Awal) terkait pengembangan dan pemanfaatan Backup Area Pelabuhan Patimban yang dilaksanakan di Jakarta, Jumat (13/3).

Kegiatan ini bertujuan memaparkan hasil survei kebutuhan tenant yang disusun oleh tim Japan International Cooperation Agency (JICA) sekaligus menjadi forum dialog strategis antara pemerintah dengan para calon investor serta pelaku usaha di sektor logistik dan kepelabuhanan.

Mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, menyampaikan bahwa pengembangan backup area merupakan bagian integral dari ekosistem Pelabuhan Patimban yang akan memperkuat sistem logistik nasional.

"Kementerian Perhubungan berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif di sektor kepelabuhanan. Keberhasilan pengembangan kawasan ini tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kemitraan yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra strategis," ujar Lollan.

Menurutnya, forum market sounding ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pandangan antara pemerintah dan sektor swasta dalam pengembangan kawasan pendukung pelabuhan.

"Masukan dari para calon tenant dan investor sangat penting sebagai bahan penyempurnaan konsep pengembangan kawasan sehingga langkah tindak lanjut yang disusun dapat lebih terarah dan berkelanjutan," tambahnya.

Pelabuhan Patimban diproyeksikan menjadi salah satu simpul utama logistik nasional yang mendukung kegiatan ekspor, khususnya sektor otomotif, serta distribusi barang di kawasan Jawa Barat dan sekitarnya. 

Pengembangan backup area yang terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik sekaligus memperkuat daya saing pelabuhan di tingkat regional dan global.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan JICA, pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, pengurus KADIN Provinsi Jawa Barat, serta para direksi perusahaan dan pimpinan asosiasi di bidang logistik dan kepelabuhanan.(SKY/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar