Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DITJEN HUBLA GELAR REVALIDASI DAN PENGUKUHAN MARINE INSPECTOR

DITJEN HUBLA GELAR REVALIDASI DAN PENGUKUHAN MARINE INSPECTORDITJEN HUBLA GELAR REVALIDASI DAN PENGUKUHAN MARINE INSPECTORDITJEN HUBLA GELAR REVALIDASI DAN PENGUKUHAN MARINE INSPECTORDITJEN HUBLA GELAR REVALIDASI DAN PENGUKUHAN MARINE INSPECTOR

Tangerang Selatan (25/7) - Dalam rangka mendukung visi Kementerian Perhubungan dalam mewujudkan zero accident, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang bertanggung jawab terhadap kelaiklautan kapal melakukan revalidasi dan pengukuhan Marine Inspector (MI type A). Hal inilah yang menempatkan Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (PPKK) memiliki tugas dan fungsi serta tanggung jawab terhadap kelaiklautan kapal

 

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Hartanto, mengatakan Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal tidak hanya dituntut selalu melayani tetapi juga mengedepankan integritas dalam melaksanakan setiap tugas yang diberikan. 

 

Menurutnya, saat ini banyak sekali teknologi baru khususnya di dunia perkapalan seperti teknologi kapal tanpa awak Maritime Autonomous Surface Ship (mass), teknologi green shipping, kapal wing in ground dan lain sebagainya. 

 

“Hal ini yang menuntut pejabat pemeriksa keselamatan kapal untuk selalu siap mengikuti semua perkembangan teknologi dan tentunya aturan yang mendukung teknologi tersebut,” ujar Hartanto saat memberikan sambutan pembukaan pada acara revalidasi dan pengukuhan marine inspector di Tangerang Selatan, Selasa (25/7).

 

Ia menjelaskan, tujuan diadakannya kegiatan revalidasi dan pengukuhan ini adalah memberikan peningkatan dan penyegaran terhadap ilmu yang telah didapat terkait kelaiklautan kapal dan para narasumber akan berbagi pengalaman serta masalah yang dihadapi dalam melakukan pengawasan kelaiklautan kapal, serta diharapkan pada kegiatan ini kita bisa mendapatkan solusi atau jalan keluar dari permasalahan kelaiklautan kapal. Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini posisi Indonesia dalam Tokyo MoU dalam ketegori white list. 

 

“Untuk itu mari kita pertahankan prestasi yang baik ini, kita awasi semua kapal berbendera indonesia agar selalu laik laut khususnya kapal-kapal berbendera indonesia yang akan berlayar internasional,” katanya.

 

Selanjutnya, setiap kapal yang akan berangkat keluar negeri harus diperiksa untuk memastikan pemenuhannya terhadap aturan konvensi sehingga dengan adanya pemeriksaan ini diharapkan tidak terjadi penahanan oleh petugas psc di luar negeri.

 

Pada kesempatan terakhir, Ia berharap para peserta dapat mengaktualisasi ilmu yang diterima dan dapat berbagi pengalaman kepada rekan kerja di Unit Pelaksana Teknis (UPT) masing – masing, sehingga kegiatan ini menjadi ladang ibadah dan memberikan manfaat yang besar.

 

“Saya berpesan kepada seluruh pejabat pemeriksa keselamatan kapal untuk selalu menjaga integritas, kekompakan dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas,” tutup Hartanto.

 

Sebagai informasi peserta pengukuhan dan revalidasi berjumlah 61 orang, yang berasal dari Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan serta Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

 

Materi yang disampaikan dalam pengukuhan dan revalidasi ini, yaitu membahas hal-hal yang berkaitan pengalaman yang didapat oleh Marine Inspector (MI Type A) selama ini dan pengetahuan tentang updated peraturan di bidang penyelenggaraan kelaiklautan kapal dan perkembangan informasi di bidang keselamatan kapal, baik nasional maupun internasional, yang akan disampaikan oleh narasumber dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan serta

narasumber lain yang relevan dan sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.(KDN/MM/BOH)

 

Reaksi dan Komentar