Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Ditjen Hubla Periksa Kelaiklautan Kapal Penumpang di Makassar, Pastikan Angkutan Laut Lebaran Aman dan Selamat

Ditjen Hubla Periksa Kelaiklautan Kapal Penumpang di Makassar, Pastikan Angkutan Laut Lebaran Aman dan SelamatDitjen Hubla Periksa Kelaiklautan Kapal Penumpang di Makassar, Pastikan Angkutan Laut Lebaran Aman dan SelamatDitjen Hubla Periksa Kelaiklautan Kapal Penumpang di Makassar, Pastikan Angkutan Laut Lebaran Aman dan SelamatDitjen Hubla Periksa Kelaiklautan Kapal Penumpang di Makassar, Pastikan Angkutan Laut Lebaran Aman dan Selamat

Makassar (21/2) - Dalam rangka memastikan keselamatan pelayaran dan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melaksanakan kegiatan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Makassar pada tanggal 18 s.d. 20 Februari 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, bersama tim KSOP Utama Makassar, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran.

Samsuddin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut selama lonjakan penumpang pada periode mudik Lebaran.

“Uji petik ini kami lakukan untuk memastikan seluruh kapal penumpang yang beroperasi pada masa Angkutan Lebaran benar-benar memenuhi persyaratan kelaiklautan. Keselamatan adalah prioritas utama dan tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Sebanyak empat kapal penumpang dilakukan uji petik kelaiklautan, yaitu
KM Dobonsolo, KM Ciremai dan KM Dorolonda milik PT Pelni (Persero) serta KM Mutiara Ferindo I milik PT Atosim Lampung Pelayaran.

Uji petik dilakukan secara menyeluruh terhadap aspek teknis dan administratif kapal, meliputi pemeriksaan dokumen kapal, sertifikat keselamatan, sistem navigasi dan komunikasi, alat-alat keselamatan, alat pemadam kebakaran, kondisi mesin dan kelistrikan, hingga kesiapan awak kapal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menambahkan bahwa Ditjen Hubla tidak akan memberikan toleransi terhadap kapal yang belum memenuhi standar keselamatan yang sejalan dengan prinsip Zero Compromise for Safety.

“Secara umum keempat kapal dalam kondisi laiklaut. Namun kami merekomendasikan agar seluruh temuan hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti dan dipenuhi paling lambat sebelum tanggal 1 Maret 2026,” ujar Samsuddin.

Selain pemeriksaan fisik kapal, tim juga melakukan pengecekan terhadap prosedur tanggap darurat, familiarisasi awak kapal terhadap peralatan keselamatan, serta kapasitas angkut penumpang agar sesuai dengan manifes dan tidak melebihi batas yang ditetapkan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan nasional Angkutan Laut Lebaran 2026 yang mencakup pengawasan terpadu di pelabuhan-pelabuhan utama, peningkatan koordinasi dengan operator kapal, serta optimalisasi fungsi Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh operator kapal untuk secara proaktif melakukan pemeriksaan internal dan memastikan standar keselamatan dipenuhi," pungkasnya.(SKY/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar