Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Ditjen Hubla Siapkan Aplikasi Pelaporan Angkutan Laut Online pada Penyelenggaraan Angkutan Lebaran

Ditjen Hubla Siapkan Aplikasi Pelaporan Angkutan Laut Online pada Penyelenggaraan Angkutan Lebaran

​JAKARTA - Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran 2017 di Jakarta


Tujuan pelaksanaan Rakor Angkutan Lebaran 2017 adalah menyamakan pemahaman dan langkah pelaksanaan angkutan Lebaran agar dapat berjalan lancar, selamat, aman, dan nyaman.


Ada inovasi baru dalam pemantauan dan pengawasan pelaksanaan angkutan Lebaran kali ini. Beda dari biasanya yang memantau dari 52 pelabuhan dan pemasangan CCTV serta tracking di kapal Pelni dan kapal perintis untuk informasi real time. Ditjen Hubla juga meningkatkan layanan melalui penerapan aplikasi pelaporan angkutan Lebaran dengan kapal melalui online.


"Selain fokus utama pemantauan di 52 pelabuhan yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang pada masa mudik Lebaran, kami juga menyiapkan aplikasi sistem pelaporan angkutan laut Lebaran yang dapat diakses melalui smartphone dan komputer," tegas Dirjen Perhubungan Laut A Tonny Budiono.


Dia juga mengajak jajarannya untuk dapat mendiskusikan kesiapan angkutan laut Lebaran 2017 dengan sungguh-sungguh, mencakup kesiapan posko, armada, pelabuhan, prediksi penumpang, rencana operasi dan pelaporan kegiatan serta evaluasi.


"Dengan begitu angkutan Lebaran 2017 dapat terlaksana dengan lancar, selamat, aman, dan tidak kendala apapun," tutur dia.


Dia berharap, seluruh jajarannya dapat menyumbangkan pemikiran dan pengalamannya dari penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun-tahun sebelumnya.


"Mari berdiskusi untuk menyinergikan, mengintegrasikan, dan menyiapkan Penyelengaraan angkutan laut Lebaran di masing-masing pelabuhan dengan baik," kata Tonny.


Ditjen Hubla tambahnya, memiliki tanggung jawab dan tugas mulia untuk memberikan pelayanan jasa transportasi yang selamat dan terjangkau bagi masyarakat luas.


"Pada masa angkutan Lebaran, pada umumnya masyarakat melakukan perjalanan pada waktu bersamaan dengan berbagai tujuan, untuk menyikapi kondisi tersebut, Ditjen Hubla secara rutin selenggarakan angkutan Lebaran," tutur dia.


Adapun penyelenggaraan angkutan laut Lebaran dimulai pada H-15 hingga H+15 libur Idul Fitri atau 10 Juni hingga 11 Juli 2017, dengan prediksi terjadi kenaikan jumlah penumpang sebesar 3%.

Reaksi dan Komentar