Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DITJEN HUBLA SOSIALISASIKAN PENERAPAN INAPORTNET BARANG DAN DO ONLINE DI 4 PELABUHAN UTAMA DAN 1 PELABUH

DITJEN HUBLA SOSIALISASIKAN PENERAPAN INAPORTNET BARANG DAN DO ONLINE DI 4 PELABUHAN UTAMA DAN 1 PELABUH
JAKARTA (28/6) - Satu hari menjelang Go Live Penerapan Inaportnet Barang dan Delivery Order (DO) Online di 4 (empat) pelabuhan utama dan 1 (satu) pelabuhan kelas I, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggelar Sosialisasi Penerapan Inaportnet dan DO Online kepada para operator, user serta stakeholder terkait pada hari ini (28/6) di Hotel Pullman Jakarta.

Sosialisasi ini diselenggarakan untuk memberikan informasi dan kesiapan dari penerapan DO Online khususnya yang diterapkan pada 4 (empat) pelabuhan dan 1 (satu) pelabuhan Kelas I sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 120 Tahun 2017 tentang Pelayanan Pengiriman Pesanan Secara Elektronik (Delivery Order Online) Untuk Barang Impor di Pelabuhan.

Demikian disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Chandra Irawan saat membuka kegiatan Sosialisasi Penerapan Inaportnet Barang dan Delivery Order (DO) Online pada Kamis (28/6).

"Hari ini kami dari Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut memberikan sosialisasi dan pengarahan langsung terkait penerapan aplikasi inaportnet dan DO Online khususnya di 4 (empat) pelabuhan utama yaitu Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Makassar serta 1 (satu) pelabuhan kelas I yaitu Pelabuhan Tanjung Emas,” ujar Chandra.
IMG-20180628-WA0112.jpg
Pihaknya berharap penerapan Inaportnet dan DO Online di 4 (empat) pelabuhan utama dan Pelabuhan Tanjung Emas berjalan dengan baik dan efektif, dengan terus bersama-sama melakukan koordinasi dan evaluasi, serta terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam penerapannya.

“Dengan diterapkannya sistem Inaportnet barang dan DO Online di pelabuhan, para pengguna dapat melakukan tracking & tracing posisi kapal dan pergerakan kontainer sehingga dapat meningkatkan transparansi kinerja pelayanan sekaligus mampu menyederhanakan prosedur pelayanan menjadi lebih cepat dan murah yang pada akhirnya dapat menurunkan biaya logistik di pelabuhan,” tutup Chandra.

Selain pengarahan dan live demo Dashboard Inaportnet Barang dan DO Online dari Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, lanjut Chandra, disampaikan juga pemaparan dari masing-masing terminal di 4 (empat) pelabuhan utama dan 1 (satu) pelabuhan Kelas I, antara lain dari PT. Pelabuhan Tanjung Priok, PT. Terminal Peti Kemas Surabaya, PT. Belawan International Container Terminal (BICT), PT. Terminal Petikemas Makassar, PT. Terminal Petikemas Semarang dan PT. Terminal Petikemas Teluk Lamong terkait penggunaan aplikasi DO Online di pelabuhan masing-masing.
IMG-20180628-WA0110.jpg
Sebagai peserta sosialisasi antara lain perwakilan dari UPT di 4 (empat) pelabuhan utama dan 1 (satu) pelabuhan Kelas I, PT. Pelindo I-IV, operator terminal petikemas, perusahaan pelayaran, asosiasi serta stakeholder terkait lainnya.

Reaksi dan Komentar