Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DUKUNG JOGLOSEMAR, DITJEN HUBLA TINGKATKAN SARANA DAN PRASARANA TRANSPORTASI LAUT

DUKUNG JOGLOSEMAR, DITJEN HUBLA TINGKATKAN SARANA DAN PRASARANA TRANSPORTASI LAUT

​YOGYAKARTA ( 6/7) - Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut terus berkomitmen meningkatkan konektivitas antar wilayah termasuk konektivitas di wilayah Jawa Tengah, termasuk Jogjakarta, Solo, dan Semarang atau Joglosemar agar nantinya dapat mendukung wilayah Joglosemar sebagai daerah tujuan wisata yang diminati baik oleh wisatawan lokal maupun manca negara. 

"Bersama PT Pelabuhan Indonesia III, operator kapal, dan stakeholder terkait kami terus melakukan berbagai langkah perbaikan, baik dari aspek infrastruktur maupun pelayanan di pelabuhan," kata Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas, Ahmad Wahid saat mewakili Dirjen Perhubungan Laut sebagai pembicara pada Lokakarya Wartawan Kementerian Perhubungan di Yogyakarta, Sabtu (6/7).

Ahmad Wahid mengatakan, selama tahun anggaran 2019 dan 2020, Ditjen Perhubungan laut memiliki beberapa prioritas pembangunan infrastruktur pelabuhan di Jawa Tengah.
WhatsApp Image 2019-07-06 at 18.55.47.jpeg
Diantaranya adalah pembangunan dan pengembangan fasilitas pelabuhan Batang dan pembangunan fasilitas keselamatan pelayaran di Distrik Navigasi Kelas II Semarang dan Distrik Navigasi Kelas III Cilacap.

"Program prioritas yang lainnya adalah kegiatan pengerukan alur pelayaran di Pelabuhan Rembang, pembuatan trestle, Jetty Head, Cat Walk, dan Breasting Dolphin," kata Wahid.

Rencana strategis lainnya untuk mendukung konektivitas di Jawa Tengah adalah pelayanan kapal perintis, 3 trayek di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan 1 trayek di Pelabuhan Cilacap. Kemudian penyelenggaraan angkutan kapal rede di Karimun Jawa juga penyelenggaraan angkutan gratis sepeda motor di Pelabuhan Tanjung Emas.

"Kami juga terus melakukan pembangunan dan pengadaan fasilitas pendukung lalu lintas angkutan laut seperti perawatan dan pengadaan alat pemantauan lalu lintas angkutan laut, pengembangan sistem inaportnet dan sistem pelayanan terpadu," ujarnya.

Khusus di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, lanjut Ahmad Wahid, terus dikembangkan dan penyempurnaan sistem e-ticketing dan gate in online layaknya pelayanan penumpang di bandara dan kereta api.

"Pelayanan penumpang seperti di bandara dan kereta api di pelabuhan adalah salah satu program prioritas Ditjen Perhubungan Laut. Semarang adalah salah satu pelabuhan yang telah menerapkan konsep layanan tersebut, bahkan menjadi pelabuhan yang pertama," kata Ahmad Wahid.

Di Pelabuhan Tanjung Emas juga saat ini terdapat transportasi lanjutan yang menggunakan bus untuk mengantar penumpang ke berbagai tujuan di Jawa Tengah.
WhatsApp Image 2019-07-06 at 19.12.01.jpeg
"Saat ini ada 16 bus yang melayani penumpang  dari Pelabuhan Tanjung Emas ke berbagai tujuan yang beroperasi hingga pukul 21.00 malam. Kami sedang mengusulkan ke pemerintah daerah agar jam operasinya bisa hingga pukul 23.00 malam," tutup Wahid.


Reaksi dan Komentar