Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DUKUNG KELANCARAN EKONOMI DAN KEGIATAN KEPELABUHANAN KALIMANTAN UTARA, KEMENHUB TETAPKAN ALUR PELAYARAN PELABUHAN TANJUNG SELOR

DUKUNG KELANCARAN EKONOMI DAN KEGIATAN KEPELABUHANAN KALIMANTAN UTARA, KEMENHUB TETAPKAN ALUR PELAYARAN PELABUHAN TANJUNG SELOR

BOGOR (17/11) - Kabupaten Bulungan memiliki pelabuhan pengumpan yang cukup ramai yaitu Pelabuhan Tanjung Selor yang terletak di tepi Sungai Kayan. Keberadaannya telah mampu membangkitkan perekonomian dan perkembangan kota.

Dengan terus meningkatnya aktivitas di Pelabuhan Tanjung Selor, maka Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kenavigasian memandang perlunya penetapan alur pelayaran di wilayah tersebut demi mendukung kelancaran pertumbuhan ekonomi atau kegiatan kepelabuhanan khususnya di provinsi Kalimantan Utara.

“Meningkatnya arus transportasi barang Kabupaten Bulungan membawa dampak positif perkembangan kota sehingga diperlukan peningkatan pelabuhan khususnya area bongkar muat barang dan peti kemas, disisi lain bahwa alur pelayaran Sungai Kayan ini terdapat area yang akan dikembangkan menjadi pelabuhan yang cukup besar yaitu Pelabuhan Pesawan,” kata Direktur Kenavigasian Hengki Angkasawan saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Tanjung Selor, Selasa (16/11).

Hengki menegaskan penataan alur-pelayaran sudah selayaknya dilaksanakan untuk segera ditetapkan karena untuk mempermudah para pengguna alur-pelayaran dalam melakukan olah gerak di Pelabuhan Tanjung Selor.

“Penataan alur pelayaran di pelabuhan tanjung selor ini demi mendukung kelancaran pertumbuhan ekonomi atau kegiatan kepelabuhanan khususnya di provinsi Kalimantan Utara,” ujarnya.

Selain itu, penetapan alur perlu segera dilakukan mengingat lokasi pelabuhan yang berada di tepi sungai mempunyai dampak sedimentasi yang tinggi, sehingga diperlukan kajian yang sangat teliti dalam merencanakan pengembangan suatu pelabuhan.

Pelabuhan Tanjung Selor belum ditetapkan sebagai area wajib pandu ditambah lagi posisinya berada di tepi sungai sehingga menyulitkan nakhoda dalam berolah gerak. Itu terjadi karena kuatnya arus, banyaknya tikungan dan perairan yang cukup sempit dan dangkal sehingga kapal yang akan masuk ataupun keluar pelabuhan harus memperhitungkan kondisi pasang surut.

“Sebagaimana arahan bapak Menteri Perhubungan, kami akan memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama guna kelancaran transportasi laut dan pengiriman logistik,” ujar Hengki.

Sebagai informasi, dalam FGD ini dipaparkan hasil survey serta paparan dari para narasumber dan masukan serta tanggapan dari para peserta dalam rangka memperkaya dan menyempurnakan rancangan penetapan alur-pelayaran masuk.

FGD ini dilaksanakan sebagai salah satu tahapan mekanisme dalam rangka menyempurnakan rancangan keputusan Menteri Perhubungan tentang penetapan alur-pelayaran masuk pelabuhan Tanjung Selor. Menghadirkan narasumber dari perwakilan Pushidrosal, Kemenkomarves, serta Disnav Kelas III Tarakan selaku tim yang melaksanakan survey.

FGD diikuti oleh stakeholder terkait, perwakilan dari pemerintah daerah provinsi Kaltara (Kalimantan Utara) dan unsur Forkopimda Kabupaten Bulungan yang hadir secara langsung maupun virtual. 

Reaksi dan Komentar