Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DUKUNG PARIWISATA LABUAN BAJO, KEMENHUB WUJUDKAN PELABUHAN BERBASIS DIGITAL

DUKUNG PARIWISATA LABUAN BAJO, KEMENHUB WUJUDKAN PELABUHAN BERBASIS DIGITAL

 

LABUANBAJO (19/7) - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus berupaya mendukung pariwisata Labuan Bajo dari sektor transportasi laut. Salah satunya dengan membangun lingkungan Pelabuhan berbasis digital yang mengedepankan keamanan dan kenyamanan penumpang dan awak kapal selama berada di Kawasan Pelabuhan Labuan Bajo.

 

Kepala Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo, Capt. Hasan Sadili, mengungkapkan saat ini pihaknya sedang mengembangkan inovasi pelayanan publik berupa digitalisasi pelayanan penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) khususnya bagi Kapal-Kapal Wisata yang beroperasi di wilayah kerja Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo dengan mengembangkan Sistem Digital/Aplikasi "digitalSPB.id".

 

"Sistem digitalSPB.id adalah sistem penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) secara digital di wilayah pelabuhan Labuan Bajo yang ditujukan untuk para pengguna jasa kepelabuhanan, khususnya bagi kapal-kapal wisata yang beroperasi di wilayah kerja Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo. Sistem ini mengakomodir permohonan SPB, yang di dalamnya juga terdapat data kapal, nama Pemilik Kapal, Nakhoda kapal, ABK, serta daftar manifest yg berada di atas kapal," ujar Hasan.

 

Latar belakang dikembangkannya sistem digitalisasi ini, menurut Hasan, adalah sebagai upaya dari Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo yang bekerjasama dengan PT. Flobamor dan PT. DPI untuk memangkas birokrasi dan mengefisienkan proses bisnis penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

 

"Sehingga penggunaan aplikasi online digitalSPB.id ini diharapkan dapat mempersingkat waktu, tenaga, dan mengurangi penggunaan kertas (menjadi paperless)," ujarnya.

 

Latar belakang lainnya adalah untuk mempercepat proses penerbitan SPB di wilayah kerja Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo, mengingat sampai dengan bulan Mei 2022 ini pada aplikasi SIRANI telah tercatat hampir mencapai 2000 kapal yang melakukan permohonan penerbitan SPB pada Kantor KSOP Kelas III Labuan Bajo.

 

Aplikasi ini dibangun sejak bulan Desember 2021 dan pada tanggal 15 Juli 2022 telah dilaksanakan trial and error penggunaan aplikasi digitalSPB.id untuk beberapa kapal wisata di labuan bajo yang akan melaksanakan proses permohonan SPB untuk berlayar. 

 

"Kemudian nanti rencananya akan dilaksanakan soft launching kepada seluruh stakeholder dan pengguna jasa kepelabuhanan di labuan bajo pada akhir bulan Juli 2022 untuk dapat beroperasi secara maksimal," ungkapnya.

 

Sistem yang dapat diakses melalui portal digitalSPB.id ini mewajibkan penggunanya untuk mendaftarkan Kapal berikut dokumen-dokumen administrasinya yang masih berlaku, sehingga diharapkan setiap Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Labuan Bajo adalah kapal-kapal yang laiklaut dari sisi keselamatannya sehingga dapat meminimalisir resiko kecelakaan Kapal. 

 

Sistem ini tentunya dapat menjadi alternatif bagi para pemilik kapal, karena melalui sistem ini, pemilik kapal juga dapat mengajukan permohonan Surat Persetujuan Berlayar secara digital sehingga mempermudah para pemilik Kapal karena sistem ini juga dilengkapi dengan Online Payment System.

 

Para penumpang dan awak kapal yang akan berlayar dari Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo ini juga nantinya akan menerima e-boarding pass seperti layaknya penumpang maskapai penerbangan di Bandar Udara di Luar Negeri. 

 

“Hanya penumpang dan awak Kapal yang memiliki e-boarding pass yang dapat masuk melalui entrance gate di Pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan yang sudah di tentukan. Hal ini diharapkan dapat mengurai antrian panjang sehingga pengalaman berwisata menjadi lebih nyaman dan menyenangkan,” tutup Hasan.

Reaksi dan Komentar