Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DUKUNG PEMULIHAN PASCA GEMPA LOMBOK, DITJEN HUBLA BERIKAN PELAYANAN UNTUK 11 KAPAL PESIAR MANCANEGARA DI

DUKUNG PEMULIHAN PASCA GEMPA LOMBOK, DITJEN HUBLA BERIKAN PELAYANAN UNTUK 11 KAPAL PESIAR MANCANEGARA DI

LOMBOK (4/1) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan siap menerima dan memberikan pelayanan kenavigasian, keselamatan dan kepelabuhanan untuk 11 kapal pesiar yang direncanakan singgah di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat melalui Pelabuhan Lembar.


Adapun pelayanan tersebut dimulai dari alur pelayaran, keselamatan pelayaran hingga kapal labuh dan sandar di pelabuhan Lembar serta menyiapkan kemudahan dan kecepatan pengecekan dokumen kapal.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Lembar, Capt. Hermawan mengatakan bahwa di tahun 2019 rencananya 11 kapal pesiar mancanegara akan berlabuh di Pelabuhan Lembar untuk berwisata di Pulau Lombok.

"Kedatangan kapal-kapal pesiar ini merupakan salah satu indikator kebangkitan industri pariwisata di Lombok pasca gempa bumi yang terjadi tahun lalu dan Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut siap mendukung dengan menerima dan memberikan pelayanan kepelabuhanan yang terbaik untuk kapal-kapal pesiar tersebut," ujar Capt. Hermawan.

Capt. Hermawan mengatakan bahwa saat ini sudah 2 (dua) kapal pesiar yang sudah berlabuh di Pelabuhan Lembar sejak awal tahun 2019.
IMG-20190104-WA0070.jpg
"Kapal pesiar sudah ada yang berdatangan sejak awal tahun 2019 antara lain kapal MV Star Legend dengan membawa 200 orang wisatawan mancanegara. Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Lembar pada 1 Januari 2019 setelah sebelumnya singgah di perairan Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur," ujar Capt. Hermawan.

Selanjutnya, Kapal pesiar yang sudah sandar di Pelabuhan Lombok adalah kapal MV Aida Vita dengan membawa 426 orang anak buah kapal dan 1.179 wisatawan mancanegara.

"Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Lembar pada Rabu (2/1) dan telah melanjutkan pelayaran ke PelabuhanTanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Kapal pesiar mewah tersebut juga sempat singgah di Pelabuhan Komodo, sebelum ke Pulau Lombok," jelas Capt. Hermawan.

Pada kesempatan tersebut, Capt. Hermawan mengajak semua unsur untuk sama-sama membangkitkan kembali industri pariwisata yang sempat terpuruk usai bencana gempa tahun lalu.

Capt. Hermawan menegaskan bahwa jajaran Ditjen Perhubungan Laut di Pelabuhan Lembar bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi NTB dan unsur maritim lainnya di wilayah Lombok akan terus mengadakan kegiatan sosial seperti trauma healing untuk para korban gempa Lombok.

"Saya mengapresiasi program-program sosial seperti trauma healing yang pernah dilakukan oleh KSOP Lembar dengan Dinas Perhubungan NTB, unsur maritim di Lombok yang ditujukan untuk para korban gempa bumi Lombok. Saya rasa hal tersebut diperlukan bagi masyarakat korban gempa terutama anak-anak agar tidak meninggalkan rasa trauma berkepanjangan dan NTB dapat segera bangkit pasca gempa," tutup Capt. Hermawan.


Reaksi dan Komentar