Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DUKUNG PERCEPATAN PENETAPAN ALUR PELAYARAN, KEMENHUB TAMBAH DUA UNIT KAPAL BOAT SURVEY KENAVIGASIAN

DUKUNG  PERCEPATAN PENETAPAN ALUR PELAYARAN, KEMENHUB TAMBAH  DUA UNIT KAPAL BOAT SURVEY KENAVIGASIANDUKUNG  PERCEPATAN PENETAPAN ALUR PELAYARAN, KEMENHUB TAMBAH  DUA UNIT KAPAL BOAT SURVEY KENAVIGASIANDUKUNG  PERCEPATAN PENETAPAN ALUR PELAYARAN, KEMENHUB TAMBAH  DUA UNIT KAPAL BOAT SURVEY KENAVIGASIANDUKUNG  PERCEPATAN PENETAPAN ALUR PELAYARAN, KEMENHUB TAMBAH  DUA UNIT KAPAL BOAT SURVEY KENAVIGASIAN

JAKARTA (16/8) - Guna mendukung program percepatan penetapan Alur Pelayaran masuk pelabuhan dan alur pelayaran perlintasan, Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyelesaikan pembangunan dua unit Kapal Boat Survey Kenavigasian  yang dibangun di Galangan Kapal PT. Multi Ocean Shipyard, Tanjung Balai Karimun.  Kedua kapal Boat tersebut adalah KM. Boat Survey Hull Number 7023, BS. Setinjan  dan Hull Number 7024, BS. Sebatik. Keduanya  akan langsung dikirim untuk  dioperasikan pada Distrik Navigasi Pontianak dan Distrik Navigasi Tarakan.

Proses pengiriman atau delivery ke dua unit kapal tersebut disaksikan oleh Direktur Kenavigasian, Hengki Angkasawan mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Laut dan Pimpinan PT. Multi Ocean Shipyard, bertempat di Galangan Kapal  Galangan Kapal PT. Multi Ocean Shipyard Tanjung Balai Karimun pada tanggal 14 Agustus 2020.

Dalam sambutannya Direktur Kenavigasian, Hengki Angkasawan mengatakan bahwa proses  Pelepasan dan delivery dua kapal  Boat Survey ini  merupakan salah satu tahapan penting dari serangkaian pembangunan Boat Survey kenavigasian yang dibangun di Galangan Kapal PT. Multi Ocean Shipyards.

"Kedua unit Kapal Boat Survey Kenavigasian  masing-masing  KM. Boat Survey Hull Number 7023, BS. Setinjan  akan dikirim dan dioperasikan Distrik Navigasi Kelas III Pontianak  dan Hull Number 7024, BS. Sebatik  akan dikirim  Distrik Navigasi Kelas III Tarakan" kata Hengki.

Menurut Hengki  pembangunan kapal Boat Survey kenavigasian akan dimanfaatkan untuk mendukung program percepatan penetapan Alur Pelayaran masuk pelabuhan dan alur pelayaran perlintasan di perairan Indonesia.   

"Kapal Boat Survey ini akan melaksanakan  tugas dalam  kegiatan pengamatan laut, survey hidrografi, penataan dan pemantauan alur pelayaran dan perlintasan" Kata Hengki.

Lebih jauh Hengki mengatakan berdasarkan Data RIPN, saat ini ada 636 buah alur , dari jumlah tersebut alur yang sudah ditetapkan berjumlah 62 buah dan yang masih Proses 4 buah. Jika diprosentasekan maka baru  mencapai  sekitar 10%. 

"Jadi ke depan  masih sangat berat tugas Direktorat Kenavigasian untuk menuju capaian 100%," ungkap Hengki.

Terkait dengan kondisi tersebut, Hengki berpesan kepada para Kepala Distrik Navigasi khususnya Distrik Navigasi Kelas III Tarakan dan Distrik Navigasi Kelas III Pontianak, dengan adanya penambahan boat survey ini  dapat lebih meningkatkan lagi pelayanan yang di berikan kepada para pengguna jasa pelayaran khususnya dalam mengelola tata ruang alur pelayaran agar lebih aman, nyaman, selamat dan efisien.

"Tentunya dengan adanya penyediaan peralatan dan sumber daya manusia yang mumpuni ke depan akan dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan professional dan proporsional," kata Hengki.

Sementara Kasubdit Armada dan Pangkalan Kenavigasian, Bambang Kismanto dalam laporannya mengatakan bahwa pengadaan nya unit Kapal Boat Survey Kenavigasian  dibiayai dari dana murni dana APBN.

Adapun spesifikasi ukuran kapal  Boat Survey dimaksud, panjang Keseluruhan  9.48  m,  panjang Garis Air 8.29  m, lebar 2.80  m,  tiinggi  1.25  m dan Kecepatan maksimum sebesar 12 Knot per jam.

Reaksi dan Komentar