Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

DUKUNG SEKTOR PARIWISATA, KSOP KUMAI BERSIAP SAMBUT KEDATANGAN KAPAL CRUISE MV. LE LAPEROUSE

DUKUNG SEKTOR PARIWISATA, KSOP KUMAI BERSIAP SAMBUT KEDATANGAN KAPAL CRUISE MV. LE LAPEROUSE

​

KUMAI (6/1) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai melakukan sejumlah persiapan kedatangan kapal cruise MV. Le Laperouse berbobot 9.900 GT yang direncanakan akan tiba pada tanggal 8 Januari 2019 di Kumai Kabupaten Kobar Kalimantan Tengah.

Kepala KSOP Kelas IV Kumai, Capt. Wahyu Prihanto menjelaskan bahwa informasi tersebut didapat dari shipping agency bahwa kapal Cruise Le Laperouse berbendera Perancis akan tiba di muara Kumai Kab. Kobar pada hari Selasa, 8 Januari 2019 pkl 04.00 WIB dan direncanakan melanjutkan perjalanannya menuju Banyuwangi pada Selasa 9 Januari 2019.

"Adapun jumlah penumpang wisatawan sebanyak 169 wisatawan asing yang rencananya akan berwisata di Kumai seperti melihat cagar hutan alam dan Orang Utan di Tanjung Puting serta budaya-budaya lainnya di wilayah Kobar Kalimantan Tengah," ujar Capt. Wahyu.

Mengingat ukuran Kapal Cruise yang dibangun pada tahun 2018 tersebut sangat besar dan tidak bisa sandar di Pelabuhan Kumai maka KSOP Kumai telah menyiapkan lokasi anchorage kapal dimaksud.

"Nantinya, penumpang kapal akan dibagi atas 2 grup yang mana setiap group beranggotakan masing-masing sekitar 80 orang yang akan dijemput oleh kapal tradisional," jelas Capt. Wahyu.

Capt. Wahyu memastikan bahwa ia akan memberikan layanan kenavigasian dimulai dari kapal tersebut masuk ke alur laut hingga nanti kapal tersebut lego jangkar.
"Kita akan berikan layanan sebaik-baiknya saat kedatangan kapal tersebut. Selain itu, kami memastikan kapal tradisional yang akan mengangkut mereka dari kapal cruise tersebut sudah memenuhi aspek keselamatan pelayaran yang salah satunya menyiapkan life jacket untuk para wisatawan tersebut," ujar Capt. Wahyu.

Capt. Wahyu juga mengatakan bahwa ia akan berkoordinasi dengan Karantina Pelabuhan, Imigrasi, Bea Cukai, Kepolisian untuk kelancaran kedatangan kapal cruise tersebut.
Sebagai informasi, kapal cruise MV. Le Laperouse adalah kapal utama kelas Pelayaran Ponant dari kapal pesiar yang dioperasikan oleh Ponant. Adapun kapal tersebut dinamakan dengan nama perwira angkatan laut Prancis, Jean-François de Galaup, comte de Lapérouse



Reaksi dan Komentar