Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

EVAKUASI DI LOMBOK USAI, DIRJEN HUBLA APRESIASI SELURUH PETUGAS 08/08/

EVAKUASI DI LOMBOK USAI, DIRJEN HUBLA APRESIASI SELURUH PETUGAS 08/08/

​JAKARTA (8/8) – Proses evakuasi warga dan wisatawan di 3 (tiga) Kepulauan Gili Lombok, yaitu Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno, telah selesai dilakukan sejak Selasa (7/8) kemarin, Evakuasi terakhir dilakukan pada Selasa sore menggunakan kapal patroli KPLP KN. 345, fastboat Patagonia, Bounty Cruises, dan Blue Water menuju Pelabuhan Pemenang dan Pelabuhan Benoa Bali. Saat ini sudah tidak ada lagi warga dan wisatawan yang terlantar di 3 pulau Gili, Lombok.

 
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan R. Agus H. Purnomo memberikan apresiasi kepada semua pihak dan seluruh petugas di lapangan yang telah membantu kelancaran evakuasi di Gili Trawangan dan sekitarnya yang terkena dampak musibah gempa Lombok.

“Kami atas nama Menteri Perhubungan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, instansi, dan seluruh petugas yang terjun langsung ke lapangan membantu evakuasi saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di Lombok,” tutur Dirjen Agus.

Dirjen Agus berharap bantuan yang diberikan tak berhenti sampai disini dan dapat terus diberikan kepada para korban gempa yang membutuhkan bantuan baik materiil maupun moril.  

“Kami berharap pihak terkait, baik instansi Pemerintah, BUMN, swasta ataupun perorangan dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan korban gempa, sebagaimana yang dilakukan PT. PELNI (Persero) yang telah memberangkatkan kapal KM. Egon sebagai sarana transportasi gratis untuk mengirimkan bantuan kemanusian ke Lombok,” ujar Dirjen Agus.  
IMG-20180808-WA0017.jpg
Dirjen Agus mengatakan, kapal KM. Egon telah bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Selasa malam (7/8) dan diperkirakan tiba di Lombok sore ini, Rabu (8/8). Adapun bantuan tersebut merupakan sumbangan dari masyarakat, BUMN, dan berbagai institusi seperti Pelni Group, Rumah Zakat, PT. Jasa Raharja, PT. Perkebunan Nusantara, Basarnas, dan pihak lainnya.

“Bantuan yang diangkut kapal KM. Egon tersebut berupa bahan makanan, sembako, susu, selimut, pakaian, mobil ambulans disertai peralatan medis dan obat-obatan serta bantuan lain yang sangat dibutuhkan di lokasi gempa. ” pungkasnya.


Reaksi dan Komentar