Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

GANDENG PUSHIDROSAL, PENINGKATAN KOMPETENSI SURVEYOR HIDROGRAFI KATEGORI B KENAVIGASIAN SELESAI DILAKSANAKAN

GANDENG PUSHIDROSAL, PENINGKATAN KOMPETENSI SURVEYOR HIDROGRAFI KATEGORI B KENAVIGASIAN SELESAI DILAKSANAKAN

JAKARTA (16/12) – Setelah berlangsung selama 6 (enam) bulan sejak 15 Juni 2022 sampai dengan 15 Desember 2022, kegiatan Peningkatan Kompetensi Surveyor Hidrografi Kategori B Kenavigasian Tahun 2022 selesai dilaksanakan. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kenavigasian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (PUSHIDROSAL).

 

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha, hadir dalam Penutupan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Surveyor Hidrografi Kategori B Kenavigasian Tahun 2022 pada Kamis (15/2) di Mako Pushidrosal, Jakarta Utara. 

 

Menurut Dirjen Arif, kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas dari Sumber Daya Manusia (SDM) agar lebih terampil dalam ilmu hidrografi. Diharapkan para Surveyor yang tersebar pada kelompok pengamatan laut di seluruh Distrik Navigasi yang ada di Indonesia bisa lebih memahami pentingnya hidrografi dan dapat lebih bersinergi dengan PUSHIDROSAL sebagai Lembaga Hidrografi Nasional, untuk ikut serta dalam mengisi data hidrografi nasional.

 

”Saya menyadari bahwa tenaga Surveyor yang kita miliki saat ini sangat sedikit. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan SDM, khususnya dalam menciptakan tenaga-tenaga Surveyor Hidrografi yang terampil, profesional, dan diakui sertifikasinya secara Internasional,” ujarnya. 

 

Lebih lanjut Dirjen Arif menjelaskan, faktor utama dalam perencanaan suatu alur pelayaran yang aman adalah dengan diadakannya survei hidrografi yang memiliki peran sentral di setiap kegiatan kemaritiman dan menjadi centre of gravity dalam pembangunan kemaritiman nasional, termasuk di antaranya pengembangan Tol Laut serta penempatan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

 

“Adanya dukungan layanan hidrografi nasional yang aman dan efisien tentunya akan turut mendorong perkembangan perekonomian, Selain itu dapat membantu upaya perlindungan lingkungan maritim dan mendukung pengelolaan zona maritim nasional secara berkelanjutan,” imbuhnya.

 

Pihaknya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan ke depan kerjasama yang baik antara Kementerian Perhubungan dengan PUSHIDROSAL dapat terus terjalin sehingga dapat terus menghasilkan SDM yang andal di bidang hidrografi. Adapun kegiatan ini diikuti oleh para tenaga Surveyor Distrik Navigasi di seluruh Indonesia.

 

Pada kesempatan terebut, Komandan PUSHIDROSAL, Laksamana Madya Nurhidayat, juga menyampaikan terimakasih atas kerjasama dan kolaborasi antara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan PUSHIDROSAL dan berharap kerjasama ini bisa memajukan pelayanan keselamatan pelayaran di Indonesia. 

Reaksi dan Komentar