Makassar - Dalam upaya nyata mendekatkan diri sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi para calon perwira pelayaran niaga, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar menggelar aksi jemput bola bertajuk "Buku Pelaut Goes to Campus". Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme ini dilaksanakan di Kampus Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong pada Jumat, 10 Juli 2026. Tidak kurang dari 212 taruna dan taruni dari Jurusan Nautika serta Teknika memadati ruang acara untuk mengikuti jalannya program strategis ini. Kehadiran tim layanan dari KSOP Utama Makassar di tengah-tengah civitas akademika ini menjadi bukti konkret dari komitmen instansi untuk memangkas jarak birokrasi, memberikan kemudahan akses administrasi kepelautan sejak dini, serta memastikan para kader maritim mendapatkan hak pelayanannya secara optimal.
Menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Kepelautan KSOP Utama Makassar, Rabu Edi, S.Sos., M.M., memaparkan secara komprehensif mengenai urgensi vital Buku Pelaut sebagai dokumen identitas resmi yang wajib dimiliki dan melekat pada setiap pelaut profesional yang berlayar. Dalam sosialisasinya, beliau membawa angin segar mengenai transformasi digital dalam sistem pengurusan dokumen kepelautan, di mana proses permohonan kini telah dirancang menjadi jauh lebih praktis, transparan, dan efisien berkat integrasi teknologi terkini. Rabu Edi menegaskan bahwa inovasi sistem digital ini merupakan refleksi dari wajah baru pelayanan KSOP Utama Makassar yang senantiasa mengedepankan prinsip kerja yang cepat, mudah, dan humanis, sehingga para taruna dan taruni tidak lagi memandang pengurusan dokumen negara sebagai hal yang rumit, melainkan sebuah proses yang menyenangkan dan mendukung penuh kesiapan karier mereka.
Lebih dari sekadar pemenuhan aspek administratif, program "Buku Pelaut Goes to Campus" ini memegang peranan krusial dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi harmonis antar-instansi yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan. Melalui keselarasan visi antara pihak regulator seperti KSOP Utama Makassar dan lembaga pendidikan vertikal seperti Poltekpel Barombong, langkah taktis ini diharapkan dapat mengakselerasi lahirnya Sumber Daya Manusia (SDM) pelaut Indonesia yang unggul dan profesional. Penguatan komitmen bersama ini menjadi modal berharga bagi para taruna dan taruni untuk menempa diri, sehingga setelah menyelesaikan masa pendidikan nanti, mereka benar-benar matang secara kompetensi, sadar akan regulasi, serta siap bersaing dan memimpin di garis depan industri maritim internasional.



Reaksi dan Komentar
1 Komentar
Keren pak aji