Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

GUBERNUR KALTENG TINJAU PELABUHAN BAGENDANG, KSOP SAMPIT PASTIKAN PELAYARAN DAN DISTRIBUSI LOGISTIK TETAP LANCAR

GUBERNUR KALTENG TINJAU PELABUHAN BAGENDANG, KSOP SAMPIT PASTIKAN PELAYARAN DAN DISTRIBUSI LOGISTIK TETAP LANCARGUBERNUR KALTENG TINJAU PELABUHAN BAGENDANG, KSOP SAMPIT PASTIKAN PELAYARAN DAN DISTRIBUSI LOGISTIK TETAP LANCARGUBERNUR KALTENG TINJAU PELABUHAN BAGENDANG, KSOP SAMPIT PASTIKAN PELAYARAN DAN DISTRIBUSI LOGISTIK TETAP LANCARGUBERNUR KALTENG TINJAU PELABUHAN BAGENDANG, KSOP SAMPIT PASTIKAN PELAYARAN DAN DISTRIBUSI LOGISTIK TETAP LANCARGUBERNUR KALTENG TINJAU PELABUHAN BAGENDANG, KSOP SAMPIT PASTIKAN PELAYARAN DAN DISTRIBUSI LOGISTIK TETAP LANCAR

SAMPIT (10/10/2026) – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Bagendang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (10/10), guna meninjau secara langsung aktivitas operasional pelabuhan serta memastikan kelancaran arus pelayaran dan distribusi logistik di tengah potensi gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur disambut oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Hotman Siagian, beserta jajaran, serta manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Turut hadir Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati, Kapolres Kotawaringin Timur AKBP I Kadek Dwi Yoga, Dandim Inf Dwi Candra Setyawan, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap keberlangsungan pelayanan transportasi laut dan aktivitas kepelabuhanan, mengingat Pelabuhan Bagendang memiliki peran strategis sebagai salah satu simpul utama distribusi logistik dan penggerak perekonomian daerah.

Kepala Kantor KSOP Kelas III Sampit, Hotman Siagian, menyampaikan bahwa aktivitas pelayaran melalui alur Sungai Mentaya menuju Pelabuhan Sampit dan Pelabuhan Bagendang hingga saat ini masih berlangsung lancar. Pelayanan kapal masuk dan keluar pelabuhan tetap berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran pelayaran.

Di tengah potensi penurunan jarak pandang akibat kabut asap karhutla, KSOP Kelas III Sampit terus meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan kondisi alur pelayaran, pengawasan lalu lintas kapal, serta koordinasi dengan instansi terkait dan para pemangku kepentingan.

Sebagai langkah antisipatif, KSOP Kelas III Sampit telah menerbitkan dan menyampaikan Maklumat Pelayaran kepada para pengguna jasa dan pihak terkait sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keselamatan pelayaran.

Melalui maklumat tersebut, para nakhoda dan operator kapal diimbau untuk senantiasa memperhatikan informasi cuaca, kondisi jarak pandang, karakteristik alur pelayaran, serta memastikan seluruh kegiatan pelayaran dilaksanakan sesuai ketentuan keselamatan yang berlaku.

“Keselamatan pelayaran merupakan prioritas utama kami. Oleh karena itu, pengawasan dan koordinasi terus kami tingkatkan, terutama dalam menghadapi potensi gangguan jarak pandang akibat kabut asap. Kami berupaya memastikan aktivitas pelayaran tetap berjalan dengan selamat, aman, dan lancar sehingga distribusi logistik serta kebutuhan masyarakat tidak terganggu,” demikian rancangan pernyataan Kepala KSOP Kelas III Sampit, Hotman Siagian, untuk dikonfirmasi sebelum publikasi.

Sementara itu, General Manager Pelindo Bagendang, Fajar, menjelaskan bahwa kondisi karhutla hingga saat ini belum berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional pelabuhan. Aktivitas bongkar muat peti kemas dan distribusi barang masih berlangsung normal.

Pelabuhan Bagendang mencatat rata-rata kunjungan sekitar 16 kapal per bulan dengan volume bongkar muat peti kemas mencapai kurang lebih 6.000 Twenty-foot Equivalent Units (TEUs) setiap bulan. Aktivitas tersebut didukung fasilitas lapangan penumpukan peti kemas seluas sekitar tiga hektare.

Sebagai salah satu simpul distribusi logistik di Kalimantan Tengah, Pelabuhan Bagendang berperan penting dalam mendukung kelancaran pasokan barang dan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Kapuas, serta wilayah sekitarnya.

Dalam pelaksanaan operasionalnya, pergerakan kapal turut mempertimbangkan kondisi pasang surut Sungai Mentaya, kedalaman alur, serta sarat kapal (draft). Berdasarkan penjelasan pihak Pelindo, pada kondisi pasang sarat kapal yang dilayani dapat mencapai sekitar 4,8 meter, dengan tetap memperhatikan kondisi perairan dan persyaratan keselamatan pelayaran.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam keterangannya menyampaikan bahwa peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan operasional pelabuhan dan distribusi barang tetap berjalan dengan baik meskipun terdapat potensi gangguan akibat karhutla.

Berdasarkan hasil peninjauan dan informasi dari pihak terkait, aktivitas bongkar muat, lalu lintas kapal, serta distribusi logistik secara umum masih berlangsung normal tanpa kendala berarti.

Gubernur juga menekankan pentingnya keberadaan pelabuhan sebagai salah satu pintu gerbang perekonomian Kalimantan Tengah yang mendukung konektivitas antarwilayah, kelancaran perdagangan, dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Untuk itu, koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, KSOP, Pelindo, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat guna menjaga keberlangsungan operasional pelabuhan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut.

Sejalan dengan hal tersebut, KSOP Kelas III Sampit menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran serta pengawasan kegiatan kepelabuhanan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui peningkatan pengawasan operasional pelayaran, pemantauan kondisi perairan, penyampaian informasi keselamatan melalui Maklumat Pelayaran, serta penguatan koordinasi lintas instansi dalam mengantisipasi dampak karhutla terhadap transportasi laut.

Melalui kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, KSOP Kelas III Sampit, Pelindo, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam menjaga kelancaran transportasi laut dan distribusi logistik.

KSOP Kelas III Sampit berkomitmen untuk terus menghadirkan pengawasan keselamatan pelayaran dan pelayanan kepelabuhanan yang optimal guna mendukung konektivitas maritim, kelancaran arus barang, serta pertumbuhan perekonomian Kalimantan Tengah secara berkelanjutan.

KSOP Kelas III Sampit hotman siagian pelabuhan bagendang agustiar sabran

Reaksi dan Komentar