Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

H-1 HARI NUSANTARA, FASILITAS AKOMODASI KAPAL TERAPUNG KM TATAMAILAU TERISI 392 ORANG

H-1 HARI NUSANTARA, FASILITAS AKOMODASI KAPAL TERAPUNG KM TATAMAILAU TERISI 392 ORANGH-1 HARI NUSANTARA, FASILITAS AKOMODASI KAPAL TERAPUNG KM TATAMAILAU TERISI 392 ORANGH-1 HARI NUSANTARA, FASILITAS AKOMODASI KAPAL TERAPUNG KM TATAMAILAU TERISI 392 ORANGH-1 HARI NUSANTARA, FASILITAS AKOMODASI KAPAL TERAPUNG KM TATAMAILAU TERISI 392 ORANGH-1 HARI NUSANTARA, FASILITAS AKOMODASI KAPAL TERAPUNG KM TATAMAILAU TERISI 392 ORANG

TIDORE KEPULAUAN (12/12) - Jelang puncak peringatan Hari Nusantara Tahun 2023 yang akan diselenggarakan besok, Rabu (13/12) di Kota Tidore Kepulauan, fasilitas kapal terapung KM Tatamailau yang disiapkan oleh Kementerian Perhubungan telah terisi sejumlah 392 orang. 

 

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Capt. Antoni Arif Priadi mengatakan jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan kedatangan para unsur Kementerian/Lembaga pendukung acara Hari Nusantara. Pasalnya dari 1000 pax yang disediakan, sudah ada 992 orang yang reservasi dengan total tamu yang check in sementara sejumlah 392 orang.

 

Dalam kunjungannya ke Kapal KM Tatamailau, Capt. Antoni yang didampingi oleh Direktur Lalu Lintas & Angkutan Laut Capt. Hendri Ginting serta Direktur Utama PT Pelni (Persero) Tri Andayani memastikan kesiapan kapal sebagai akomodasi terapung terutama kebersihan kamar. 

 

"Saya meminta kepada petugas untuk menghimbau para tamu secara berkala setiap jam untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kamar seperti tidak merokok di dalam kamar," imbaunya.

 

Perlu diketahui, Ditjen Hubla menugaskan PT.PELNI untuk menyiagakan Kapal KM Tatamailau sebagai akomodasi terapung mulai tanggal 11-14 Desember 2023 di Pelabuhan Trikora Tidore. Selain sebagai akomodasi terapung, kapal ini juga menjadi hiburan sementara warga sekitar Pelabuhan Trikora. 

 

Disela kunjungannya, Capt. Antoni menyempatkan diri untuk berbincang kepada beberapa tamu diantaranya Personil TNI/POLRI dan warga. Ia meminta kepada para tamu untuk menyampaikan kepada petugas jika ada fasilitas yang dirasa kurang memuaskan.

 

“Jika ada fasilitas dan pelayanan yang kurang memuaskan, jangan segan-segan untuk memberitahu petugas yang ada,” ucap Capt.Antoni

 

Selain memastikan kesiapan kapal akomodasi terapung, Capt. Antoni bersama dengan Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim juga berkesempatan memastikan kesiapan di lokasi acara puncak peringatan Hari Nusantara di Taman Pantai Tugulufa Tidore Kepulauan. Ia yakin dengan progres kesiapan yang dilakukan peringatan Hari Nusantara dapat berjalan dengan sukses.

 

Terakhir, Capt. Antoni berharap dengan dukungan Ditjen Perhubungan Laut dapat membantukelancaran peringatan Hari Nusantara 2023 di Kota Tidore Kepulauan.

 

Sebagai informasi, Hari Nusantara merupakan perwujudan dari Deklarasi Djuanda pada tahun 1957. Hari Nusantara dianggap sebagai Deklarasi Kemerdekaan Indonesia kedua memberlakukan kembali Undang-Undang Dasar 1945 di tahun 1959 dan pembentukan kementerian.

 

Tahun ini Kementerian Perhubungan ditunjuk oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi sebagai Ketua Pelaksana Penyelenggaraan Hari Nusantara 2023. 

 

Adapun tema yang diangkat Hari Nusantara 2023 adalah “Merajut Konektivitas Nusantara dan Ekonomi Maritim dari Titik Nol Jalur Rempah”. Menhub menjelaskan melalui tema ini, diharapkan dapat kembali mengangkat posisi Tidore yang dikenal sebagai pusat rempah-rempah seperti cengkeh pada dekade 60-70an.

Reaksi dan Komentar