Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

HARI INI PENGEMBANGAN PELABUHAN SIBOLGA DIMULAI 20/08/2016

HARI INI PENGEMBANGAN PELABUHAN SIBOLGA DIMULAI 20/08/2016

​(Sibolga). Pada hari ini, 20 Agustus 2016 akan dilaksanakan ground breaking pengembangan Pelabuhan Sibolga oleh Presiden RI Joko Widodo yang disaksikan juga oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. A.Tonny Budiono,MM.

Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla, berkomitmen untuk memprioritaskan pembangunan berbasis kemaritiman dan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang tertuang dalam Program NAWA CITA. 

Sebagai upaya nyata untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia adalah melalui implementasi program pembangunan tol laut dengan menyediakan transportasi secara tetap dan teratur dari wilayah Indonesia barat ke wilayah Indonesia timur termasuk dengan melakukan pembangunan dan pengembangan infrastruktur pelabuhan. Salah satu Pelabuhan yang saat ini tengah dikembangkan adalah Pelabuhan Sibolga.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Tonny menyatakan bahwa dengan Pelabuhan Sibolga yang nantinya akan berkapasitas lebih besar, tentu akan membuat masyarakat di Sumatera bagian Barat tidak lagi berpatok dengan Pelabuhan Belawan.

"Hasil alam di sini untuk keluar itu banyak. Sekarang ini kan lebih banyak menggunakan Pelabuhan di Belawan, itu kan enggak efisien. Jadi, dengan adanya Pelabuhan di Sibolga ini di satu sisi ada daya saing produk tentu akan menjadi lebih bagus," jelasnya.​

Sebagai informasi, akan dilakukan rencana pengembangan Pelabuhan Sibolga yang meliputi pembangunan terminal penumpang seluas 500 m2, perpanjangan dermaga ferry, pembangunan breasting dolpin, pengadaan alat bongkar muat (fix craine), pemotongan bukit harek dan reklamasi, perkuatan dermaga, trestle, dan breasting dolphin, penataan perkantoran dan lingkungan,  pembangunan dermaga multi purpose dan terminal petikemas, pengerukan pembangunan jetty curah cair, serta Tank Storage.

Adapun usai peresmian, Presiden dan rombongan akan melakukan peninjauan Dermaga Pelabuhan Sibolga sebelum kembali menuju Bandara dr Ferdinand Lumban Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk melaksanakan agenda berikutnya.

Dari Bandara dr Ferdinand Lumban Tobing, Presiden dan rombongan kemudian bertolak menuju Bandar Udara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, dengan waktu tempuh 45 menit.

Setelah itu, rombongan kepresidenan akan menuju Desa Parparean, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir dan mengakhiri kunjungannya di provinsi Sumatra Utara.

Reaksi dan Komentar