Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

HINGGA H+6, TOTAL 2.421.260 ORANG PENUMPANG TELAH DIANGKUT KAPAL ANGLEB 2018

HINGGA H+6, TOTAL 2.421.260 ORANG PENUMPANG TELAH DIANGKUT KAPAL ANGLEB 2018

​JAKARTA (22/6) - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mencatat jumlah penumpang turun dan naik kapal angkutan laut Lebaran 2018 mulai dari H-15 (31/5) sampai dengan H+6 (22/6) pukul 06:00 WIB sebanyak 2.421.260 orang.


"Sampai dengan H+6 (22/6) pukul 06:00 WIB, pelabuhan terpadat adalah Pelabuhan Batam dengan jumlah penumpang sebanyak 180.032 orang," jelas Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Chandra Irawan hari ini (22/6).

Chandra menjelaskan bahwa jumlah tersebut didapatkan dari hasil pemantauan di 52 pelabuhan yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang.

Sebelumnya, berdasarkan data Sistem Informasi Angkutan dan Sarana Transportasi Indonesia (SIASATI) mulai H+1 (17/6) hingga H+6 (22/6) pukul 11.45 WIB, jumlah pemudik nasional yang telah kembali yaitu sebesar 6.247.748 penumpang. 

"Puncak arus balik untuk transportasi laut di prediksi pada hari ini (22/6) hingga (24/6). Untuk itu, kami terus memonitor dan meningkatkan pengawasan di 52 pelabuhan yang akan mengalami lonjakan penumpang," tutur Chandra.

Chandra menjelaskan bahwa jadwal cuti bersama Lebaran 2018 yang ditetapkan oleh Pemerintah telah berakhir Rabu (20/6) kemarin. Meskipun demikian, volume arus balik diperkirakan masih akan kembali mengalami peningkatan yaitu pada Sabtu dan Minggu pekan ini. Hal ini dikarenakan adanya sebagian pemudik masih menunggu berakhirnya waktu libur sekolah yang masih berlangsung setidaknya hingga pekan depan.

"Berdasarkan hasil laporan yang diterima oleh petugas Posko Angkutan Laut Lebaran 2018 dari pelabuhan yang dipantau pada tanggal 22 Juni 2018 pukul 06:00 WIB bahwa tidak terjadi adanya lonjakan penumpang di setiap pelabuhan dan tidak adanya penumpang di pelabuhan yang tidak terangkut oleh kapal penumpang yang beroperasi pada pelabuhan tersebut," tutup Chandra.

Chandra juga menyebutkan bahwa pada hari ini juga merupakan hari terakhir untuk angkutan mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

"Dari daftar registrasi online maupun langsung tercatat sebanyak 4.503 orang penumpang dan 2.062 unit sepeda motor yang akan diberangkatkan dengan kapal laut dari Semarang s.d. Jakarta," kata Chandra.

Lebih lanjut Chandra menjelaskan bahwa secara keseluruhan jumlah penumpang yang mendaftar dibandingkan dengan kuota yang disediakan untuk keberangkatan hari ini (22/6) yaitu sebanyak 4.700 orang mencapai 95.81 persen.

"Sedangkan persentase jumlah sepeda motor yang terdaftar dibandingkan kuota sepeda motor yang diangkut dengan kapal laut hari ini yaitu 2.350 unit sepeda motor mencapai 87.74 persen. Tentunya angka ini akan berubah mengikuti berapa banyak penumpang dan sepeda motor yang akan daftar ulang sekaligus check-in di Pelabuhan Tanjung Emas hari ini sampai sebelum keberangkatannya menuju Jakarta," kata Chandra.

Mengingat hari ini diperkirakan mulai terjadi kepadatan penumpang kapal laut untuk arus balik, Chandra memastikan bahwa seluruh jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan terus meningkatkan kewaspadaan dalam rangka menjaga penyelenggaraan fase arus balik angkutan laut Lebaran 2018 ini agar pelayaran tetap berjalan dengan aman, selamat, tertib dan nyaman.


Reaksi dan Komentar