Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

INDONESIA KEMBALI TEGASKAN KOMITMEN DUKUNG PENINGKATAN PERAN PEREMPUAN DI DUNIA MARITIM

INDONESIA KEMBALI TEGASKAN KOMITMEN DUKUNG PENINGKATAN PERAN PEREMPUAN DI DUNIA MARITIM

​

LONDON (02/12) – Setelah kembali terpilih secara resmi sebagai Anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C pada hari Jumat kemarin, Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan peran perempuan di dunia maritim.

Delegasi Republik Indonesia yang diwakili oleh Kasubbid Multilateral, Pusat Fasilitasi, Kemitraan dan Kerjasama Internasional Kementerian Perhubungan, Ferdi Trisanto Kurniawan, menyampaikan kepada Sidang bahwa Indonesia mendukung penuh upaya IMO dalam meningkatkan peran perempuan di dunia maritim.
WhatsApp Image 2019-12-02 at 20.26.25.jpeg
Ferdi mengungkapkan, bahwa salah satu agenda Sidang adalah pembahasan laporan aktivitas-aktivitas yang telah dilaksanakan di bawah payung International Techinal Cooperation Program (ITCP) IMP selama dua tahun terakhir, di mana banyak dari kegiatannya yang dilaksanakan untuk mendukung kesetaraan gender, salah satunya adalah studi terkait keterlibatan perempuan di dunia maritim.

“Indonesia siap mendukung upaya IMO tersebut, baik dengan menyediakan informasi-informasi yang diperlukan maupun turut terlibat dalam studi tersebut,” Ferdi menyampaikan.

Studi ini, lanjut Ferdi, dapat menjadi titik tolak bagi pengembangan aturan, kebijakan, serta pendekatan baru dalam menghadapi isu kesetaraan gender.

Lebih lanjut, pemerintah Indonesia juga telah mengimplementasikan pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang mendukung kesetaraan gender.

“Kami yakin ada lebih banyak upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan perempuan di dunia maritim, khususnya melalui pendidikan, dan Indonesia siap untuk bekerjasama melalui program kerjasama teknis IMO,” ujarnya.

Sebagai informasi, Indonesia telah terpilih kembali sebagai anggota Dewan IMO Kategori C Periode 2020 – 2021 melalui proses pemilihan dengan sistem voting (pemungutan suara) yang dilaksanakan pada hari Jumat, (29/11).

Indonesia terpilih sebagai anggota dewan pada peringkat ke-5 dari 24 negara, dengan perolehan 139 suara dari 165 suara yang dianggap sah oleh Majelis.
WhatsApp Image 2019-12-02 at 20.26.26.jpeg
Dewan IMO kategori C  merupakan perwakilan dari negara-negara yang mempunyai kepentingan khusus dalam angkutan laut dan mencerminkan pembagian perwakilan yang adil secara geografis. 

Adapun Anggota Dewan IMO Kategori C Periode 2020-2021 terdiri dari Singapura, Malta, Malaysia, Cyprus, Indonesia, Bahama, Afrika Selatan, Mexico, Chili, Belgia, Mesir, Peru, Moroko, Denmark, Turki, Thailand, Jamaica, Filipina, Kuwait dan Kenya.

Sedangkan Anggota Dewan IMO Kategori A Periode 2020-2021 terdiri dari 10 negara yang mewakili armada pelayaran niaga internasional terbesar dan sebagai penyedia angkutan laut internasional terbesar, yaitu Jepang, Republic of Korea, Italia, China, Yunani, Panama, Inggris, Norwegia, Amerika Serikat, dan Federasi Rusia.

Adapun Anggota Dewan IMO Kategori B Periode 2020-2021 terdiri dari 10 negara yang mewakili kepentingan terbesar dalam “International Seaborne Trade”, yaitu Australia, Jerman, Prancis, Brazil, Spanyol, India, Kanada, Uni Emirat Arab, Brazil dan Argentina.

Delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, Kementerian Luar Negeri, instansi pemerintah terkait, BUMN serta asosiasi terkait lainnya.


Reaksi dan Komentar