Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Indonesia Masuk 20 Besar Negara Dengan Performa Pelabuhan Terbaik

Indonesia Masuk 20 Besar Negara Dengan Performa Pelabuhan TerbaikIndonesia Masuk 20 Besar Negara Dengan Performa Pelabuhan Terbaik

Jakarta (12/12) - Berdasarkan data dari United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Indonesia masuk dalam 20 besar dalam  performa pelabuhan (port performance) terbaik. Data tersebut berdasarkan dari rata-rata pergerakan kapal kontainer dari 1.000 GT keatas dalam waktu semester pertama tahun 2022.

Indonesia berada di peringkat 9 dibawah negara Kanada, Australia, Rusia, Amerika Serikat, Jerman, Yunani, Prancis dan Itali. Atas capaian tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha mengapresiasi atas hasil pelayanan yang dilakukan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Dirjen Arif, Senin (12/12).

“Saya apresiasi apa yang telah dicapai ini, kita telah bangkit dari sebelumnya 2 tahun kebelakang akibat pandemi Covid-19 dimana sektor pelabuhan terkena dampaknya, data tersebut merupakan hasil traffic bukan merupakan sebuah survei,” ujar Arif.

Arif juga mengatakan rata-rata kedatangan kapal kontainer berdasarkan data dari UNCTAD, Indonesia berada diatas rata-rata pelabuhan yang ada di dunia.

“Rata-rata pergerakan di pelabuhan di dunia mencapai 20,1 sedangkan Indonesia mencapai 24,9,. Capaian tersebut sangat bagus mengingat di Indonesia banyak sekali pelabuhan namun bisa mencatatkan hasil yang memuaskan” ujar Arif.

Arif juga mengatakan capaian rata-rata dari turnaround time untuk kapal kontainer naik sebesar 13,7% dibandingkan dari tahun 2020 dan 2021.

Sebagai informasi UNCTAD memberikan beberapa langkah agar meningkatkan produktifitas untuk pelabuhan diseluruh dunia yaitu implementasi pelabuhan yang pintar dengan teknologi digital, meningkatkan kapasitas pelabuhan dan penguatan konektivitas transportasi.

Reaksi dan Komentar