Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

JAMIN KETERSEDIAAN HEWAN KURBAN, KEMENHUB KIRIM 550 EKOR SAPI KE JAKARTA

JAMIN KETERSEDIAAN HEWAN KURBAN, KEMENHUB KIRIM 550 EKOR SAPI KE JAKARTAJAMIN KETERSEDIAAN HEWAN KURBAN, KEMENHUB KIRIM 550 EKOR SAPI KE JAKARTAJAMIN KETERSEDIAAN HEWAN KURBAN, KEMENHUB KIRIM 550 EKOR SAPI KE JAKARTAJAMIN KETERSEDIAAN HEWAN KURBAN, KEMENHUB KIRIM 550 EKOR SAPI KE JAKARTAJAMIN KETERSEDIAAN HEWAN KURBAN, KEMENHUB KIRIM 550 EKOR SAPI KE JAKARTAJAMIN KETERSEDIAAN HEWAN KURBAN, KEMENHUB KIRIM 550 EKOR SAPI KE JAKARTA

 

KUPANG (20/6) – Dalam rangka memenuhi kebutuhan ketersediaan sapi dan daging kurban menjelang Hari Raya idul Adha 1444 H khususnya di Daerah DKI Jakarta dan sekitarnya, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengirimkan 550 ekor sapi menggunakan kapal khusus ternak KM. Camara Nusantara 1 dengan tujuan pelabuhan bongkar Tanjung Priok, Jakarta. 

 

KM. Camara Nusantara 1 yang dioperasikan oleh PT. PELNI (Persero) merupakan Angkutan Khusus Ternak dengan Trayek RT-1 dengan rute pelayanan Kupang - Waingapu - Tanjung Priok/Patimban – Kupang. Pemerintah terus berkomitmen untuk dapat memperluas layanan angkutan khusus ternak agar distribusi ternak dapat tersebar merata ke seluruh daerah. Demikian sambutan Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang dibacakan oleh Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Capt. Hasan Sadili pada acara Seremonial Pelepasan Pelayaran Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Khusus Ternak di Pangkalan Kupang NTT, Selasa (20/6).

 

Ia mengatakan bahwa ini merupakan Program Tol Laut Ternak yang menjadi salah satu program pemerintah kerjasama antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pertanian dalam rangka mendukung kebijakan nasional swasembada daging sapi dan kerbau. ”Pengoperasian kapal khusus ternak bertujuan untuk menjamin kelangsungan pendistribusian ternak melalui angkutan laut dengan jadwal tetap dan teratur,” ucap Capt. Hasan.

 

Menurutnya, Kapal Khusus Ternak dibangun dengan bentuk dan desain khusus untuk sarana pengangkutan Ternak dengan memperhatikan kaidah kesejahteraan hewan (animal welfare) dan dilengkapi dengan tenaga medis (dokter dan mantri hewan) sehingga kondisi kesehatan dan kesejahteraan ternak selama pelayaran dapat terjaga. 

 

Sebagai informasi, Program Tol Laut Ternak telah dilaksanakan sejak tahun 2015 dimana pada tiap tahunnya terus mencatatkan peningkatan dari sisi jumlah trayek yang dilayani maupun jumlah muatan yang diangkut, pada tahun 2022 kemarin Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menyelenggarakan sebanyak 6 Trayek kapal khusus ternak dan total muatan yang diangkut sebanyak 42.398 ekor ternak. 

 

Pada tahun 2023 ini, kapal khusus ternak melayani 9 pelabuhan muat dan 5 pelabuhan bongkar serta realisasi muatan yang telah diangkut Kapal khusus Ternak minggu ke-2 Bulan Juni 2023 mencapai 15.955 ekor, penambahan layanan kapal khusus ternak ini beriringan dengan meningkatnya pemintaan dari daerah agar kapal khusus ternak dapat menyinggahi daerahnya.

 

“Pada kesempatan ini saya mengajak semua pihak untuk berkolaborasi untuk mengoptimalkan layanan Penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik angkutan khusus ternak ini tidak hanya diwaktu menjelang idul adha saja namun disepanjang tahun 2023, serta dapat memanfaatkan kapal khusus ternak untuk mengangkut muatan balik dari pelabuhan bongkar, karena kapal khusus ternak ini juga memiliki ruang muat dengan kapasitas 150 ton,” ujar Capt. Hasan.

 

Pada kesempatan terakhit, ia berharap semoga pelepasan KM. Camara Nusantara 1 ini dapat menjadi semangat bagi semua pihak dalam menyukseskan program Tol Laut Ternak pada tahun 2023. “terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya bagi seluruh stakeholder yang telah memanfaatkan kapal-kapal khusus ternak yang sudah disiapkan oleh Pemerintah,” tutupnya.

Reaksi dan Komentar