Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

JELANG G20 INDONESIA, KPLP JAGA KESELAMATAN PELAYARAN DUKUNG WISATA BAHARI

JELANG G20 INDONESIA, KPLP JAGA KESELAMATAN PELAYARAN DUKUNG WISATA BAHARI

 

JAKARTA (26/2) - Jelang penyelenggaraan G20 di Indonesia, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) berkomitmen menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran untuk mendukung wisata bahari di Indonesia.

 

Hal tersebut disampaikan Direktur KPLP, Capt. Weku Federik saat apel upacara sebagai puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) ke-49 dan HUT Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) ke-34 di Kantor Pangkalan PLP Tanjung Priok, Jakarta,hari ini Sabtu (26/2).

 

Dia mengungkapkan HUT tahun ini mengusung tema "KPLP Siap Menjaga Keselamatan Keamanan Pelayaran Dalam Mendukung Wisata Bahari dan Penyelenggaraan G20 di Indonesia" karena Indonesia sebagai negara kepulauan dan dikenal sebagai negara maritim yang memiliki garis pantai yang menakjubkan serta potensi wisata bahari yang tak sedikit.

 

"Wisata bahari merupakan salah satu wisata unggulan yang dimiliki Indonesia yang membuat kekayaan maritim tak diragukan lagi keindahan dan keunikannya. Wisata bahari Indonesia tersebar dari Sabang sampai Merauke yang tentunya memerlukan dukungan dan jaminan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim dari segala ancaman," ujarnya.

 

Capt Weku berpesan kepada seluruh personil KPLP agar selalu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab terutama dalam bidang patroli dan pengamanan, serta penegakan hukum tindak pidana pelayaran, intelejen, dan advokasi juga dalam tertib pelayaran di laut dan pantai, serta penanggulangan musibah dan pekerjaan bawah air.

 

"Ribuan personel KPLP dan PPLP dengan aset kapal patroli sebanyak 378 unit akan selalu siaga menjalankan tugasnya," ujarnya.

 

Capt Weku mengungkapkan pada Puncak Peringatan Hari Maritim Nasional Tahun lalu Presiden telah menyampaikan bahwa pemerintah telah dan terus bekerja untuk meningkatkan konektivitas seluruh pulau di Nusantara, antara lain dilakukan melalui pembangunan pelabuhan besar maupun pelabuhan kecil di pulau- pulau kecil dan terisolir.

 

"Hal ini selain memberikan manfaat kepada konektivitas logistik nasional, juga membawa manfaat kepada pertumbuhan wisata maritim nasional yang juga menjadi pembangkit pertumbuhan

ekonomi secara keseluruhan," ujarnya.

 

Selanjutnya, sebagai bukti nyata kiprah di dunia internasional, KPLP dan PPLP juga mengambil peran dalam perhelatan dalam event-event internasional yang diselenggarakan di Indonesia seperti pertemuan G20 dimana G20 merupakan forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU).

 

Upacara tersebut menutup rangkaian kegiatan sosial dan aksi kemanusiaan serta Gerakan Bersih Laut yang telah diselenggarakan sebelumnya di masing-masing Pangkalan dan UPT.

 

"Di usia nya yang sudah matang ini tentunya kita sudah mengalami perjalanan yang cukup panjang, dimulai Indonesia merdeka, tepatnya sejak

zaman pemerintah Hindia Belanda berdasarkan Peraturan Pelayaran," ujar Capt. Weku.

 

Sebagai informasi, peringatan HUT KPLP dan PPLP tahun ini dilaksanakan secara sederhana mengingat peringatan kali ini dilaksanakan pada pandemi dengan angka kasus yang masih cukup tinggi.

 

Rangkaian acara HUT kali ini telah didahului dengan beberapa rangkaian acara di seluruh 5 Pangkalan dan beberapa Unit Pelaksana Teknis yaitu Donor darah, Bersih Pantai, Bakti sosial, Boarding Officer dan santunan ke panti asuhan serta beberapa kegiatan terkait tugas fungsi KPLP.

 

Dalam menjalankan operasional tugas penegakkan hukum di perairan, KPLP memiliki 5 (lima) Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) yang sekaligus menjadi basis pengamanan perairan di Indonesia.

 

Kelima Pangkalan tersebut adalah Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak, Pangkalan PLP Kelas II Bitung dan Pangkalan PLP Kelas II Tual.

 

KPLP memiliki kurang lebih 9000 orang personil dengan aset kapal patroli sebanyak 378 unit yang terdiri dari 7 unit kapal kelas I (60 meter), 15 unit kelas II (42 meter), 54 unit kelas III (28 meter), 65 unit kelas IV (15 meter), serta 237 unit kelas V (12 meter). Termasuk di dalamnya 39 (tiga puluh Sembilan) unit kapal yang berada di 5 (lima) Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) yang tersebar di seluruh penjuru tanah air.

Reaksi dan Komentar