Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

JELANG NATARU, KEMENHUB GELAR SOSIALISASI KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN SERTA PERLINDUNGAN LINGKUNGAN MARITIM

JELANG NATARU, KEMENHUB GELAR SOSIALISASI KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN SERTA PERLINDUNGAN LINGKUNGAN MARITIMJELANG NATARU, KEMENHUB GELAR SOSIALISASI KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN SERTA PERLINDUNGAN LINGKUNGAN MARITIMJELANG NATARU, KEMENHUB GELAR SOSIALISASI KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN SERTA PERLINDUNGAN LINGKUNGAN MARITIMJELANG NATARU, KEMENHUB GELAR SOSIALISASI KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN SERTA PERLINDUNGAN LINGKUNGAN MARITIMJELANG NATARU, KEMENHUB GELAR SOSIALISASI KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN SERTA PERLINDUNGAN LINGKUNGAN MARITIM

 

KARIMUNJAWA (04/11) – Dari tahun ke tahun, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kian gencar melakukan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran Serta Perlindungan Maritim. Kali ini, Sosialisasi Keselamatan Pelayaran serta Perlindungan Maritim digelar oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Karimun Jawa, Jumat (03/11).

 

Kepala Kantor UPP Kelas III Karimunjawa, Johan Christoffel, mengatakan sosialisasi keselamatan pelayaran serta perlindungan maritim merupakan impelementasi dari amanat yang telah termuat dalam Undang Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

 

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para pemilik kapal, operator kapal penumpang, nelayan tradisional, dan pelaku wisata lebih memahami pentingnya pemahaman dan pengetahuan terkait keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim,” ungkap Johan.

 

Dalam aspek keselamatan pelayaran, tak lupa Ia mengingatkan bahwa kecakapan nakhoda kapal dalam bernavigasi juga harus didukung dengan perlengkapan keselamatan sesuai yang diperuntukkan bagi kapal niaga, kapal penumpang, dan kapal tradisional.

 

Lebih lanjut, dalam rangka memastikan kesiapan armada kapal yang tersedia dapat melayani para penumpang di masa liburan Nataru 2023/2024, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan bersiap melaksanakan uji kelayakan terhadap kapal penumpang dan membuka posko Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru.

 

“Sebentar lagi akan tiba dalam upaya kesiapan kita untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang selain dari hari biasanya. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus dikarenakan pada masa tersebut kemungkinan untuk terjadi lonjakan penumpang cukup signifikan,” beber Johan.

 

Oleh karena itu, terwujudnya keselamatan pelayaran ini juga tak lepas dari peran serta masyarakat, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Pihaknya mengajak seluruh instansi dan pemangku kepentingan untuk dapat bersinergi dan berperan aktif dalam menjadikan transportasi laut sebagai moda transportasi yang aman, andal dan berkeselamatan.

 

“Transportasi laut merupakan salah satu moda transportasi yang banyak mengangkut para wisatawan yang akan berlibur di Karimunjawa serta menjadi transportasi utama yang digunakan oleh masyarakat Karimunjawa. Jadi kita pastikan bahwa ini harus terselenggara dengan baik dan aman” tutupnya.

 

Turut hadir pada kegiatan tersebut perwakilan Kepala Pelabuhan Perikanan, Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa, TNI, Polri, pemilik/operator kapal, agen pelayaran, pemilik hotel dan resort, pelaku wisata, tokoh masyarakat serta kelompok nelayan yang berada di Karimunjawa. (AD/MM/BOH)

Reaksi dan Komentar