Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Jelang Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2024, Ditjen Hubla Gelar Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Pihak Terkait

Jelang Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2024, Ditjen Hubla Gelar Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Pihak TerkaitJelang Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2024, Ditjen Hubla Gelar Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Pihak TerkaitJelang Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2024, Ditjen Hubla Gelar Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Pihak TerkaitJelang Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2024, Ditjen Hubla Gelar Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Pihak Terkait

JAKARTA(20/3) - Dalam rangka menyongsong penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2024 (1445 H), Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran. Rapat dihadiri oleh 300 peserta dari berbagai kalangan, termasuk perwakilan dari Kementerian/Lembaga, UPT DJPL, BUMN, Asosiasi, dan Perusahaan Pelayaran.

Rapat ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara petugas, instansi terkait, penyedia jasa, dan asosiasi yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan angkutan laut pada momen penting ini.

"Mengingat diperkirakan akan terjadi peningkatan pergerakan masyarakat pada tahun ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah mempersiapkan perencanaan yang matang dalam mengelola traffic management. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghindari terjadinya penumpukan penumpang pada saat arus mudik dan arus balik nantinya," ujar Direktur Perhubungan Laut, Capt, Antoni Arif Priadi dalam sambutannya saat membuka Rapat Koordinasi, Jakarta, Rabu (20/3).

Capt. Antoni mengungkapkan sebagai bagian dari persiapan tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut turut berperan aktif dalam mempersiapkan angkutan mudik Lebaran tahun 2024 dengan menggunakan jasa transportasi laut. Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan dan kesehatan penumpang, awak kapal, dan petugas pelabuhan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Selain itu, salah satu inisiatif yang diadakan adalah program Mudik Gratis Sepeda Motor dan Tiket Gratis. Program ini akan berlangsung mulai tanggal 25 Maret hingga 9 April 2024 untuk arus mudik, dan tanggal 12 hingga 25 April 2024 untuk arus balik," ujarnya. 

*Dukungan Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran*

Capt. Antoni mengungkapkan langkah-langkah konkret yang diambil untuk mendukung penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 antara lain memastikan seluruh armada kapal dalam keadaan laik laut dengan melaksanakan uji kelaiklautan kapal terhadap seluruh kapal yang beroperasi di wilayah kerja masing-masing.

Kemudian membentuk posko pelayanan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 pada masing-masing wilayah kerja dengan melibatkan instansi dan stakeholder terkait di pelabuhan, serta melaporkan perkembangannya setiap hari ke Posko Kantor Pusat Ditjen Hubla.

"Meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran serta berkoordinasi dengan instansi dan stakeholder terkait, termasuk dengan BMKG setempat untuk menyebarkan prakiraan cuaca kepada masyarakat maritim," ujarnya.

Mengoptimalkan potensi armada pada daerahnya masing-masing, terutama ruas-ruas dengan jumlah penumpang tertinggi pada arus mudik/balik untuk mengurangi penumpukan penumpang.

Memperbaharui/meng-update informasi terkini jadwal kedatangan/keberangkatan kapal baik di pelabuhan atau melalui media sosial, serta menjual tiket secara online sejak jauh hari untuk menghindari penumpukan di pelabuhan.

Melakukan pengawasan terhadap pengendalian kapasitas penumpang di atas kapal dengan memberikan dispensasi sesuai aspek keselamatan yang disampaikan oleh operator sebelum masa pemantauan. Serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait di wilayah masing-masing terkait Rencana Operasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2024.

"Dengan komitmen, koordinasi, dan integritas, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama seluruh stakeholders berupaya agar penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2024 dapat berjalan dengan baik dan sukses," tutupnya.


*Mudik Gratis*

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Hendri Ginting  menjelaskan dalam rangka mendukung mobilitas para pemudik menjelang perayaan Lebaran tahun 2024, pihaknya telah menginisiasi program Mudik Gratis Sepeda Motor serta penyaluran Tiket Gratis untuk angkutan laut. Program ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kecelakaan sepeda motor di jalan raya selama periode mudik dan mengurangi beban jalan raya yang terjadi akibat mobilitas yang tinggi.

"Pada ruas Mudik Gratis Sepeda Motor Jakarta – Semarang, sebanyak 9.600 penumpang dan 4.800 sepeda motor akan mendapatkan akses gratis untuk melakukan perjalanan mudik. Proses pendaftaran untuk program mudik gratis ini dapat dilakukan melalui website resmi mudikgratis.dephub.go.id," ujarnya.

Selain itu, Kementerian Perhubungan  juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan Tiket Gratis angkutan laut. Sebanyak 49 ruas tiket gratis telah tersebar di seluruh pelabuhan Indonesia, dengan total keseluruhan 39.289 tiket penumpang gratis. Untuk mendaftar dan mendapatkan tiket gratis ini, masyarakat dapat langsung menghubungi CP operator pelayaran yang ditunjuk oleh Kementerian Perhubungan RI.

Dengan total peserta mencapai 48.889 penumpang ekonomi dan 4.800 sepeda motor yang tersebar di 50 ruas trayek pelabuhan, diharapkan program ini dapat memberikan kemudahan dan dukungan bagi para pemudik dalam perjalanan mereka menuju kampung halaman.

"Program Mudik Gratis dan Tiket Gratis ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat serta meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan selama periode mudik Lebaran tahun 2024. Semoga program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi semua pemudik, dan semoga perjalanan mereka dilimpahkan dengan keselamatan dan keberkahan," tutupnya. 
(SKY/MM/HB)

Reaksi dan Komentar