Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Jumlah Rute Tol Laut Meningkat 3 Kali Lipat 11/09/2019

Jumlah Rute Tol Laut Meningkat 3 Kali Lipat 11/09/2019

​Jakarta - Dalam kurun waktu empat tahun, jumlah rute tol laut telah meningkat 3 (tiga) kali lipat. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono menjadi narasumber pada Conference of ASEAN Federation of Engineering Organizations (CAFEO) ke-37 bertempat di Jakarta International Expo Kemayoran, Rabu (11/9). 


“Setelah 4 tahun kami mengelaborasi program ini, kami menemukan bahwa program tol laut ini mengalami pertumbuhan. Sebagai contohnya, tingkat pelayanan mengalami peningkatan. Pada awal program ini dibuat, kami mengoperasikan sebanyak 6 rute dan sekarang sudah hampir menjadi 3 kali lipatnya,” pungkas Djoko.

Disampaikan Sesjen Djoko, program tol laut ini memberikan dampak pengurangan biaya logistik pada beberapa daerah dan juga mendorong perekonomian lokal untuk terus tumbuh.
WhatsApp Image 2019-09-11 at 21.31.30 (1).jpeg
“Hasil dari program ini adalah kami dapat mengurangi biaya logistik di beberapa daerah serta dapat mendorong perekonomian daerah untuk terus berkembang, dan juga mencapai kemajuan untuk membuat aktivitas baru,” ujarnya.

Dalam 5 (lima) tahun ke depan, Kementerian Perhubungan berencana untuk mengajak perusahaan pelayaran swasta untuk bekerjasama dalam program tol laut. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi program tol laut serta mengurangi disparitas harga yang ada di wilayah Indonesia bagian timur.

“Dalam 5 tahun ke depan, kita akan mengatur sistem investasi dengan mengalokasikan anggaran yang lebih bagi program tol laut ini. Sebagai contoh, kita akan melibatkan perusahaan pelayaran swasta untuk bekerjasama dalam program tol laut ini karena kapasitas dari PT PELNI sangat terbatas. Kami percaya dalam 5 tahun kedepan tol laut akan memberikan progres positif yang sangat signifikan,” tutupnya. (LNM/RDL/YSP/HA)


Reaksi dan Komentar