Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KANTOR UPP KELAS II BABANG GELAR KEGIATAN PADAT KARYA

KANTOR UPP KELAS II BABANG GELAR KEGIATAN PADAT KARYAKANTOR UPP KELAS II BABANG GELAR KEGIATAN PADAT KARYAKANTOR UPP KELAS II BABANG GELAR KEGIATAN PADAT KARYA

BABANG (1/12) - Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Babang menggelar kegiatan padat karya.

Kegiatan padat karya ini dimulai sejak Minggu (21/11/2021) sampai dengan Selasa (30/11/2021) dengan sasaran pembersihan lapangan penumpukan kontainer Kantor UPP Kelas II Babang, pembersihan kawasan parkir terminal pelabuhan, dan pekerjaan fisik berupa pengecoran lantai pelebaran talud terminal yang nantinya dilewati orang/penumpang maupun gerobak dorong.

Kegiatan ini melibatkan warga setempat maupun pegawai PPNPN UPP Kelas II Babang dengan jumlah kurang lebih 50 orang. Selama kegiatan ini berlangsung tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Kantor Unit UPP Kelas II Babang, Rosihan Gamtjim menjelaskan, pelaksanaan kegiatan padat karya ini merupakan program Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang diterapkan pada unit pelaksana teknis (UPT).

Hal ini bertujuan untuk membantu mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang sedang digenjot pemerintah.

Rosihan berharap kegiatan ini memberikan manfaat untuk masyarakat pekerja juga hasil dari kegiatan itu dapat dirasakan oleh masyarakat yang melakukan aktivitas di pelabuhan.

"Hasil dari kegiatan padat karya ini diharapkan bisa dinikmati oleh masyarakat. Ini juga sebagai salah satu upaya kami menghadirkan pelayanan terbaik untuk masyarakat," harap dia.

Perlu diketahui, program padat karya ini dilaksanakan sejak tahun 2018 dan dilakukan secara berkesinambungan. Di mana target dari program ini melibatkan masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan padat karya ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 73 tahun 2018 tentang tata cara penyelenggaraan padat karya di lingkungan kementerian.

Program ini hanya dimiliki oleh Kementerian Perhubungan dengan sasaran kegiatan berupa pembangunan, pemeliharaan, perbaikan, serta pembersihan sarana dan prasarana transportasi. (*)

 

Reaksi dan Komentar