Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KAPAL KEMENHUB ANGKUT BANTUAN KEMANUSIAAN TIBA DI WILAYAH TERDAMPAK BENCANA BANJIR BANDANG SENTANI JAYAP

KAPAL KEMENHUB ANGKUT BANTUAN KEMANUSIAAN TIBA DI WILAYAH TERDAMPAK BENCANA BANJIR BANDANG SENTANI JAYAP

​JAYAPURA (22/3) - Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Distrik Navigasi Kelas II Jayapura mengerahkan 1 (satu) unit kapal Kenavigasian KN. Bepondi untuk mengangkut bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang di Sentani, Jayapura yang terjadi Sabtu (16/3) lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo mengatakan bahwa ia telah menginstruksikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut khususnya di wilayah Papua dan Papua Barat untuk segera memberikan bantuan kemanusiaan ke wilayah yang terdampak banjir bandang di Sentani, Jayapura.

"Saya beserta jajaran Ditjen Perhubungan Laut turut bersimpati atas musibah banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Sentani, Jayapura pada beberapa waktu lalu. Saya juga menginstruksikan agar UPT Ditjen Perhubungan Laut di wilayah Papua dan sekitarnya untuk memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak banjir bandang," ujar Dirjen Agus.
WhatsApp Image 2019-03-22 at 08.23.35.jpeg
Kapal Kenavigasian KN. Bepondi yang mengangkut bantuan kemanusiaan telah tiba di pesisir Distrik Rafenirara, salah satu distrik di Kabupaten Sentani, Jayapura yang terkena dampak banjir bandang.

“Bantuan pertama dari Majelis Rakyat Papua (MRP) dan sumbangan dari Disnav Jayapura telah diangkut dengan kapal Kenavigasian KN. Bepondi yang tiba semalam dan langsung disalurkan ke korban banjir bandang di distrik Rafenirara hari ini (22/3)," ujar Dirjen Agus.

Sementara itu, Kepala Kantor Distrik Navigasi Kelas II Jayapura, Heston Simanjuntak mengatakan bahwa sesuai instruksi Dirjen Perhubungan Laut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pemda setempat dan stakeholder terkait untuk bersama-sama memberikan bantuan kemanusiaan.

"Beberapa waktu lalu, Majelis Rakyat Papua mengirimkan surat kepada kami untuk meminta bantuan kapal guna mengangkut barang-barang sembako ke wilayah yang terdampak banjir bandang dan hari ini barang-barang tersebut disalurkan ke korban banjir bandang di distrik Rafenirara," ujar Heston.
WhatsApp Image 2019-03-22 at 08.22.38.jpeg
Selain itu, Distrik Navigasi Jayapura juga memberikan bantuan speed boat untuk dioperasikan di danau Sentani mengingat air di danau masih tinggi sehingga dibutuhkan speed boat untuk mobilisasi bantuan.

Lebih lanjut menurut Heston, Distrik Navigasi Jayapura membuka posko bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang Sentani dan menerima sumbangan dari masyarakat untuk selanjutnya akan diangkut dengan kapal Kenavigasian.

Selain membuka Posko Bantuan Kemanusiaan di Distrik Navigasi Jayapura, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura juga membuka posko bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang Sentani, Jayapura.
WhatsApp Image 2019-03-22 at 08.23.19.jpeg
Dengan demikian, hal ini juga sebagai bentuk kepedulian Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut dan wujud hadirnya Pemerintah di tengah masyarakat.

“Semoga bantuan yang disalurkan bisa bermanfaat dan dapat meringankan beban para korban bencana banjir bandang yang melanda Sentani,” tutup Heston.


Reaksi dan Komentar