Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KAPAL KM. BAHARI INDONESIA TERBAKAR DI LAUT JAWA, 26 ORANG ABK BERHASIL DIEVAKUASI DENGAN SELAMAT

KAPAL KM. BAHARI INDONESIA TERBAKAR DI LAUT JAWA, 26 ORANG ABK BERHASIL DIEVAKUASI DENGAN SELAMAT

JAKARTA (22/7) - Kapal Motor (KM) Bahari Indonesia rute pelayaran Jakarta-Pontianak dilaporkan terbakar di perairan laut Jawa, Selasa (21/7) petang. Kapal dengan 26 orang Anak Buah Kapal (ABK) termasuk Nakhoda dan tanpa penumpang tersebut berhasil dievakuasi tim SAR terpadu.

Adapun musibah terbakarnya kapal KM Bahari Indonesia milik PT. Fajar Bahari Nusantara itu tepatnya terjadi di Koordinat 4°10 ‘ 30.17” S   107°09’46.79” E di Laut Jawa.

"Kapal tersebut tidak mengangkut penumpang, ada 26 orang ABK dan semuanya selamat yang dievakuasi dengan kapal Samudra Jaya Abadi. Saat ini ke 26 orang ABK tersebut dibawa ke Pelabuhan Ketapang," jelas Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad, Rabu (22/7) di Jakarta.

Bersama Tim SAR gabungan, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok telah mengerahkan 1 unit kapal patroli KN. Alugara untuk mencari keberadaan bangkai kapal KM. Bahari Indonesia tersebut yang diduga hanyut ke arah barat searah dengan angin dan arus laut.

"Kapal patroli KN. Alugara dikerahkan untuk memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran di lokasi kejadian terbakarnya kapal tersebut sekaligus ikut mencari bangkai kapal dimaksud yang diperkirakan hanyut. Kami juga telah mengirimkan pesan radio melalui Vessel Traffic Service (VTS) dan Stasiun Radio Pantai (SROP) sekitar untuk kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian agar berhati-hati dan menyampaikan kepada kami jika menemukan keberadaan bangkai kapal tersebut," ujar Ahmad.

Untuk penyebab terbakarnya kapal KM. Bahari Indonesia, Ahmad mengatakan bahwa pihaknya menunggu hasil penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Sebagai informasi, kapal KM Bahari Indonesia berwarna biru lambung dan putih deck atas dinakhodai Khafid dengan pemilik PT Fajar Bahari Nusantara dengan panjang Kapal: 69,8 x 16 meter.
 

Reaksi dan Komentar